Nilai Tukar Petani Januari 2021 Nyaris Flat

Senin, 01 Februari 2021 - 18:00 WIB
Baca Juga : Miris, Wapres Sebut Produktivitas Tenaga Kerja RI Kalah Jauh dari Singapura

Untuk tanaman pangan, Suhariyanto menjelaskan bahwa NTP-nya mengalami penurunan. Hal itu akibat adanya kenaikan indeks harga yang dibayar (kepada) petani, yang hanya mencapai 0,8% akibat kenaikan harga gabah.

Baca Juga : Lomba Cari Penawar Corona, Sputnik V Dipesan Malaysia-India dan 25 Negara Lain

"Sementara kenaikan harga yang dibayar petani lebih tinggi, yaitu sebesar 0,47%. Ini yang menyebabkan NTP untuk tanaman pangan mengalami penurunan," paparnya.

Suhariyanto menambahkan, hal yang sama juga terjadi untuk subsektor peternakan. Di mana, terdapat penurunan NTP sebesar 0,72% karena indeks harga yang diterima oleh petani mengalami penurunan, akibat adanya penurunan harga telur ayam ras.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!