Keren! Asbuton Bisa Jadi Prioritas Gantikan Aspal Impor

Selasa, 02 Februari 2021 - 19:33 WIB
Asbuton di Indonesia memiliki potensi sebesar 694 juta ton, tetapi perlu dilakukan validasi terhadap data cadangan terbukti dan cadangan tertambang oleh Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM). Di tahun 2021 ini, diharapkan pemanfaatan Asbuton sebagai produk dalam negeri yang nilai tingkat komponen dalam negeri (TKDN)-nya 30-89 persen dapat meningkat.

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Ayodhia G. L. Kalake mengatakan untuk mewujudkannya, diperlukan usaha dari berbagai aspek mulai dari sektor hulu atau industri pertambangan. Sedangkan terkait sektor industri, perlu diperhatikan kesiapan untuk mengolah Asbuton menjadi produk yang sesuai dengan permintaan konstruksi jalan.

Para pengguna, baik gubernur dan bupati sebagai pengambil kebijakan maupun para pelaksana pembangunan Asbuton selanjutnya dapat digunakan untuk jalan desa, kabupaten/kota, provinsi, juga jalan nasional. Apabila hingga tahun 2025 terjadi peningkatan kapasitas Asbuton sebesar 33 persen, maka Asbuton akan mampu memenuhi kebutuhan aspal nasional sebesar 49,36 persen dan sisanya sebesar 37,08 persen kebutuhan aspal akan diisi oleh aspal minyak Pertamina dan 13,61 persen akan diisi oleh aspal minyak impor.

"Guna mencapai target tersebut, penggunaan Asbuton perlu memperoleh dukungan untuk menjadi prioritas, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, agar dapat digunakan dalam pembangunan dan pemeliharaan jalan nasional, provinsi, kabupaten/kota, dan desa," tegas Ayodhia.

Baca Juga: Aspal Buton Jadi Andalan untuk Pembangunan Jalan di Daerah Terpencil
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!