Tanam Duit ke Industri Baterai Kendaraan Listrik RI, Investor Minta Jaminan Bahan Baku

Rabu, 03 Februari 2021 - 19:59 WIB
Menurut Agus, mereka butuh jaminan bahwa bahan baku komponen baterai kendaraan listrik tersedia hingga puluhan tahun untuk keberlangsungan bisnis mereka ke depannya. Foto/Dok
JAKARTA - Pemerintah memiliki ambisi besar untuk mengembangkan ekosistem industri baterai kendaraan listrik pada tahun 2025. Dalam mewujudkan cita-cita tersebut, pemerintah saat ini sedang melakukan penjajakan calon mitra atau investor.

Ketua Tim Percepatan Proyek Baterai Kendaraan Listrik (Electric Vehicle/ EV Battery) Agus Tjahajana mengatakan, pihaknya masih melakukan sejumlah negosiasi dengan beberapa calon mitra untuk menggarap industri baterai kendaraan listrik . Dari proses penjajakan calon mitra untuk gelombang satu terdapat 7 grup perusahaan yang memenuhi kriteria, di antaranya CATL, LG Chem, Samsung, Tesla, Panasonic.



Baca Juga: RI Baru Mau Bangun Industri Baterai Kendaraan Listrik, Investor Asing Sudah Melirik Untuk calon mitra yakni CATL dan LG masih dilakukan negosiasi terkait kepastian bahan baku komponen baterai. Menurut Agus, mereka butuh jaminan bahwa bahan baku tersedia hingga puluhan tahun untuk keberlangsungan bisnis mereka ke depannya.

"Mereka ingin terjamin bahan bakunya ada selama berproduksi. Saya kira itu sesuatu yang wajar karena takutnya 10 tahun bahkan 20 tahun akan habis sehingga mereka ingin memastikan bahan baku cukup supaya investasinya tidak sia-sia," jelas Agus dalam diskusi, Selasa (2/2/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!