Bulog Tak Dilibatkan dalam Holding BUMN Pangan, Ini Respon Buwas

Kamis, 04 Februari 2021 - 10:55 WIB
irektur Utama Perum Bulog Budi Waseso. Foto/Dok SINDOphoto
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah membentuk Holding BUMN klaster pangan. Dalam keanggotaannya dan induk holding tercatat ada sembilan perseroan plat merah yang tergabung.

Meski begitu, Erick tidak memasukan Perum Bulog yang bertugas dalam bidang manajemen logistik melalui pengelolaan persediaan, distribusi dan pengendalian harga beras, sebagai anggota holding.



Merespon hal itu, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso atau Buwas menuturkan, dirinya tidak mengetahui secara pasti alasan Menteri BUMN tidak memasukan Bulog ke dalam Holding BUMN Pangan. Namun, Buwas menyebut, ada rencana Kementerian BUMN akan menjadikan Bulog sebagai badan pangan.

(Baca juga: Sri Mulyani Sunat Insentif Nakes, Ini Besarannya )

"Ada rencana program Bulog ini akan berubah. Saya tidak tahu berubahnya kapan dan untuk apa jadinya. Tapi, salah satunya menjadi badan pangan, sehingga dipisah oleh Pak Menteri. Jangan nanti sudah masuk klaster pangan, tiba-tiba harus keluar. Nah, ini jadi kacau balau," ujarnya, Kamis (4/2/2021).

Alasan lainnya adalah Bulog fokus pada tiga pilar yakni ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas. Saat ini, yang menjadi fokus manajemen adalah menjalankan tugasnya berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!