Ada Pandemi, Simpanan Masyarakat Naik Jadi Rp6.737 Triliun
Kamis, 04 Februari 2021 - 12:49 WIB
"Adanya penurunan pertumbuhan bulanan pada simpanan tiering besar ini mengikuti pola seasonal ketika pengeluaran pemerintah dan korporasi cenderung lebih besar pada akhir tahun," terang Lana di Jakarta, Kamis(4/2/2021).
Baca Juga: Target Besar Investasi di Pundak Bahlil
Dari total simpanan sebesar Rp6.737 triliun, berdasarkan jenisnya, proporsi terbesar ialah deposito (40,85%), tabungan (32,32%), giro (25,59%), deposit on call (1,14%) dan sertifikat deposito (0,10%). Jenis simpanan yang mengalami pertumbuhan paling tinggi yakni giro sebesar 15,48% YoY menjadi Rp1.724 triliun. Sedangkan sertifikat deposito adalah jenis simpanan yang mengalami penurunan nominal paling besar yakni 65,68% YoY. ( Baca juga:Rembang Gempar! Empat Orang Sekeluarga Tewas, Diduga Dibunuh )
"Berdasarkan data per Desember 2020, jumlah rekening simpanan yang dijamin LPS telah mencapai di atas target yang ditetapkan Undang-Undang LPS (target sebesar 90%) yaitu sebesar 99,91% atau sebanyak 350.023.911 rekening," pungkasnya.
Baca Juga: Target Besar Investasi di Pundak Bahlil
Dari total simpanan sebesar Rp6.737 triliun, berdasarkan jenisnya, proporsi terbesar ialah deposito (40,85%), tabungan (32,32%), giro (25,59%), deposit on call (1,14%) dan sertifikat deposito (0,10%). Jenis simpanan yang mengalami pertumbuhan paling tinggi yakni giro sebesar 15,48% YoY menjadi Rp1.724 triliun. Sedangkan sertifikat deposito adalah jenis simpanan yang mengalami penurunan nominal paling besar yakni 65,68% YoY. ( Baca juga:Rembang Gempar! Empat Orang Sekeluarga Tewas, Diduga Dibunuh )
"Berdasarkan data per Desember 2020, jumlah rekening simpanan yang dijamin LPS telah mencapai di atas target yang ditetapkan Undang-Undang LPS (target sebesar 90%) yaitu sebesar 99,91% atau sebanyak 350.023.911 rekening," pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :