Menkop Teten Ajukan Rp29,21 Triliun untuk Bantu UMKM
Senin, 08 Februari 2021 - 12:40 WIB
foto/ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) , pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2020 masih terkontraksi atau minus 2,19%. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menilai bahwa angka ini lebih baik daripada angka sebelumnya yang minus 3,49%.
Namun, dia juga menyoroti perkembangan angka penyebaran Covid-19. Dari laporan Bank Dunia dan WHO di bulan Januari 2021, mayoritas negara di dunia angka penyebarannya bergerak turun, namun di Indonesia terus naik. ( Baca juga:Bantuan untuk Si Cilik Senilai Rp28,8 Triliun Ludes Terserap )
"Pertimbangan kami untuk urgensi keberlanjutan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2021. Dari survei yang dilakukan BRI yang dilakukan terhadap dampak bantuan usaha mikro tahun 2020, 72% responden membutuhkan tambahan modal usaha," ujar Teten dalam rapat daring bersama Komisi IV DPD RI di Jakarta, Senin(8/2/2021).
Dari responden yang membutuhkan tambahan modal usaha, sebanyak 41,3% membutuhkan tambahan modal sekitar Rp2 juta hingga Rp5 juta dan sebanyak 21,3% membutuhkan tambahan modal sekitar Rp5 juta hingga Rp10 juta.
Namun, dia juga menyoroti perkembangan angka penyebaran Covid-19. Dari laporan Bank Dunia dan WHO di bulan Januari 2021, mayoritas negara di dunia angka penyebarannya bergerak turun, namun di Indonesia terus naik. ( Baca juga:Bantuan untuk Si Cilik Senilai Rp28,8 Triliun Ludes Terserap )
"Pertimbangan kami untuk urgensi keberlanjutan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2021. Dari survei yang dilakukan BRI yang dilakukan terhadap dampak bantuan usaha mikro tahun 2020, 72% responden membutuhkan tambahan modal usaha," ujar Teten dalam rapat daring bersama Komisi IV DPD RI di Jakarta, Senin(8/2/2021).
Dari responden yang membutuhkan tambahan modal usaha, sebanyak 41,3% membutuhkan tambahan modal sekitar Rp2 juta hingga Rp5 juta dan sebanyak 21,3% membutuhkan tambahan modal sekitar Rp5 juta hingga Rp10 juta.
Lihat Juga :