Hari Ini Mata Uang Garuda Diramal Bertekuk Lutut di Hadapan Greenback
Rabu, 10 Februari 2021 - 09:04 WIB
"Data indeks harga konsumen Tiongkok yang di bawah estimasi (-0,3% vs estimasi 0.0%) dan mengalami penurunan bisa menjadi pemicu pelemahan tersebut," kata Ariston di Jakarta, Rabu (10/2/2021).
Kata dia, IHK yang turun bisa mengindikasikan pemulihan ekonomi di Tiongkok belum stabil. Ini bisa menekan minat pasar terhadap aset berisiko.
( Baca juga:Jelang Swansea City vs Manchester City; Guardiola Belum Bisa Andalkan Aguero )
Meski demikian, masih ada sentimen baik yang juga datang dari luar negeri. Sentimen stimulus fiskal AS masih bisa menahan pelemahan rupiah lebih dalam hari ini.
"Potensi kisaran hari ini 13.980-14.030," tandasnya.
Kata dia, IHK yang turun bisa mengindikasikan pemulihan ekonomi di Tiongkok belum stabil. Ini bisa menekan minat pasar terhadap aset berisiko.
( Baca juga:Jelang Swansea City vs Manchester City; Guardiola Belum Bisa Andalkan Aguero )
Meski demikian, masih ada sentimen baik yang juga datang dari luar negeri. Sentimen stimulus fiskal AS masih bisa menahan pelemahan rupiah lebih dalam hari ini.
"Potensi kisaran hari ini 13.980-14.030," tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :