Produksi Batu Bara Adaro Energy Turun 6 Persen di 2020

Rabu, 17 Februari 2021 - 17:57 WIB
"Nisbah kupas Adaro Energy pada tahun 2020 mencapai 3,84 kali, di bawah panduan nisbah kupas yang ditetapkan sebesar 4,30 kali. Cuaca yang kurang baik di hampir sepanjang tahun merupakan tantangan bagi perusahaan untuk mencapai panduan nisbah kupasnya," ujar Mahardika dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (17/2/2021).

Mahardika menambahkan, pada kuartal IV-2020, Perseroan memproduksi 13,43 juta ton dan menjual 13,39 juta ton batu bara, atau masing-masing turun 3 persen dan 8 persen dibandingkan kuartal IV-2019. Total pengupasan lapisan penutup pada kuartal IV-2020 mencapai 49,06 Mbcm, atau turun 21 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya, sehingga nisbah kupas tercatat sebesar 3,65x.

"Kuartal ini diwarnai dengan cuaca basah dengan curah hujan yang tinggi dan jam hujan yang panjang di area tambang utama sejak bulan November," kata dia.

Dia menjelaskan, portofolio penjualan Adaro Energy pada tahun 2020 didominasi oleh E4700 dan E4900 yang didukung oleh permintaan yang solid bagi kedua jenis batu bara ini. Pasar Asia Tenggara meliputi 49 persen dari penjualan tahun 2020, dipimpin oleh Indonesia dan Malaysia. Juga terjadi peningkatan permintaan dari Thailand dan Vietnam berkat adanya operasi pembangkit listrik baru.

(Baca juga: Malaysia Buat Kendaraan Taktis Saingan Komodo Buatan Pindad )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!