Opung Luhut: Air Bersih Lebih Penting Dibandingkan BBM
Jum'at, 19 Februari 2021 - 18:11 WIB
Apalagi hal ini dilakukan pada saat masa pandemi covid-19 seperti sekarang. Pembangunan SPAM ini penting untuk mencegah terjadinya wabah lokal dan pandemi di masa mendatang. "Pandemi COVID-19 mengingatkan kita bahwa ekonomi dan kesehatan sangat terkait dan investasi dalam kesehatan, termasuk investasi di sektor air bersih, sanitasi, dan kebersihan adalah fondasi yang diperlukan dalam pembangunan ekonomi yang produktif, tangguh, dan stabil," jelasnya.
Baca Juga: Modal Patungan, Wika Garap Proyek Air Minum Rp1,7 Triliun
Adapun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2020-2024, pemerintag menargetkan bisa membangun 24,45 juta sambungan air bersih dengan perpipaan ke rumah tangga. Selain itu, pemerintah juga melakukan pembangunan sanitasi dan fasilitas lainnya.
"Terkadang kalau kita bicara WC atau toilet, orang merasa ketinggian kita sebagai pejabat bicara, padahal itu bagian dari kebersihan yang ujung-ujungnya air juga. Tanpa air tidak akan ada kebersihan itu," kata Menko Luhut.
Baca Juga: Modal Patungan, Wika Garap Proyek Air Minum Rp1,7 Triliun
Adapun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2020-2024, pemerintag menargetkan bisa membangun 24,45 juta sambungan air bersih dengan perpipaan ke rumah tangga. Selain itu, pemerintah juga melakukan pembangunan sanitasi dan fasilitas lainnya.
"Terkadang kalau kita bicara WC atau toilet, orang merasa ketinggian kita sebagai pejabat bicara, padahal itu bagian dari kebersihan yang ujung-ujungnya air juga. Tanpa air tidak akan ada kebersihan itu," kata Menko Luhut.
(nng)
Lihat Juga :