Program Customer Centric Besutan Pupuk Indonesia Permudah Akses Petani Terhadap Produk Berkualitas

Sabtu, 20 Februari 2021 - 21:15 WIB
Kunci keberhasilan program ini, menurut Gusrizal, terletak pada kemitraan yang baik dengan distributor dan kios. “Ke depan kami akan membangun distributor excellence, memperkuat hubungan dengan distributor, kios dan petani, membangun kolaborasi, membangun digitalisasi yang terintegrasi dan pelayanan yang unggul serta cepatnya tanggapan pada saat muncul kendala,” papar Gusrizal. ( Baca juga:YLKI Minta Gratiskan Tol yang Kebanjiran )

Lebih lanjut, Gusrizal menyatakan bahwa jumlah stok pupuk non-subsidi di Provinsi Jawa Tengah saat ini mencapai 13.404 ton. Adapun rincian pupuk non-subsidi yang disiapkan di Jawa Tengah terdiri atas 8.430 ton pupuk urea, 4.933 ton pupuk NPK, dan 41 ton pupuk ZA.

Selain itu, jumlah stok pupuk bersubsidi di Provinsi Jawa Tengah saat ini mencapai 160.737 ton, melebihi kapasitas minimum gudang sebesar 223%. Rincian dari stok pupuk bersubsidi tersebut adalah 19.921 ton pupuk urea, 36.520 ton pupuk NPK, 16.053 ton pupuk SP-36, 20.005 ton pupuk ZA, dan 8.238 ton pupuk organik. Secara keseluruhan, stok pupuk yang tersedia mencukupi kebutuhan hingga dua minggu ke depan.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!