Berkembang Pesat di 2020, Vision + Optimis Makin Solid Tahun Ini
Selasa, 23 Februari 2021 - 15:24 WIB
Vision + terus mendominasi pasar melalui konten eksklusifnya yang komprehensif, dalam bentuk saluran berbayar yang sesuai dan VOD asli yang diproduksi oleh Vision Pictures. Selain itu, platform online juga memiliki saluran free to air (FTA) lokal terlengkap dan terlengkap, pilihan saluran premium internasional dengan fitur catch-up.
Selain itu, 4 saluran FTA yaitu RCTI, MNCTV, GTV, dan iNews (MNCN) yang rata-rata meraih pangsa pemirsa lebih dari 50% pada primetime dan TV One & ANTV (VIVA) yang sama-sama eksklusif untuk Grup IPTV. Hal ini menjadikan Vision + sebagai satu-satunya platform OTT yang secara eksklusif menyalurkan semua saluran FTA di Indonesia. Secara historis, kinerja saluran FTA pada platform berbasis pelanggan di Indonesia selalu kuat, yang menyumbang lebih dari 70% penonton TV-berbayar dan OTT pada periode tertentu.
Mulai tahun 2020, Vision + telah memasuki ruang produksi asli dan berkomitmen untuk menghasilkan hingga 20 episode baru setiap bulan yang eksklusif untuk platform tersebut. Vision + telah menghasilkan beberapa episode dalam 3 judul hingga saat ini, seperti "Disconnected", "Skripsick", dan "Twisted".
K-Vision juga terus membuat kemajuan dalam mendominasi pasar TV berbayar DTH prabayar, mencapai rekor tingkat akuisisi bulanan sebesar 514.000 pada Januari 2021 dengan total agregat pelanggan 5,74 juta pengguna pada 21 Februari 2021. Selanjutnya, K-Vision telah memulai inisiatif baru yang melibatkan kode QR di TV untuk memudahkan proses bagi pelanggan untuk membeli voucher penjualan top up menggunakan berbagai platform e-money.
Baca Juga: Mau Penghasilan Tambahan? Ini Link Daftar "Ajak-Ajak Dapet Cuan" dari MNC Vision & MNC Play!
Pada 2021, K-Vision menargetkan penjualan voucher bulanan bisa mencapai Rp40 miliar secara bulanan dari level Rp13 miliar di semester II/2020.
Seperti yang telah diumumkan sebelumnya, MNC Play juga terus memperluas jaringan/homepass-nya melalui berbagai kemitraan dengan penyedia jaringan netral. Terlebih, MNC Play telah mencapai kesepakatan dengan ICON +, Fiberstar dan saat ini sedang melakukan negosiasi dengan Moratelindo untuk melakukan pengaturan yang sama. Diharapkan adanya tambahan homepass pasca kemitraan untuk mencapai 1 juta.
Perluasan melalui penyewaan kelebihan kapasitas dari penyedia jaringan netral juga sejalan dengan keinginan perusahaan untuk mengurangi alokasi capex (belanja modal) dan opex (biaya operasionbal) secara signifikan di masa mendatang.
Selain itu, 4 saluran FTA yaitu RCTI, MNCTV, GTV, dan iNews (MNCN) yang rata-rata meraih pangsa pemirsa lebih dari 50% pada primetime dan TV One & ANTV (VIVA) yang sama-sama eksklusif untuk Grup IPTV. Hal ini menjadikan Vision + sebagai satu-satunya platform OTT yang secara eksklusif menyalurkan semua saluran FTA di Indonesia. Secara historis, kinerja saluran FTA pada platform berbasis pelanggan di Indonesia selalu kuat, yang menyumbang lebih dari 70% penonton TV-berbayar dan OTT pada periode tertentu.
Mulai tahun 2020, Vision + telah memasuki ruang produksi asli dan berkomitmen untuk menghasilkan hingga 20 episode baru setiap bulan yang eksklusif untuk platform tersebut. Vision + telah menghasilkan beberapa episode dalam 3 judul hingga saat ini, seperti "Disconnected", "Skripsick", dan "Twisted".
K-Vision juga terus membuat kemajuan dalam mendominasi pasar TV berbayar DTH prabayar, mencapai rekor tingkat akuisisi bulanan sebesar 514.000 pada Januari 2021 dengan total agregat pelanggan 5,74 juta pengguna pada 21 Februari 2021. Selanjutnya, K-Vision telah memulai inisiatif baru yang melibatkan kode QR di TV untuk memudahkan proses bagi pelanggan untuk membeli voucher penjualan top up menggunakan berbagai platform e-money.
Baca Juga: Mau Penghasilan Tambahan? Ini Link Daftar "Ajak-Ajak Dapet Cuan" dari MNC Vision & MNC Play!
Pada 2021, K-Vision menargetkan penjualan voucher bulanan bisa mencapai Rp40 miliar secara bulanan dari level Rp13 miliar di semester II/2020.
Seperti yang telah diumumkan sebelumnya, MNC Play juga terus memperluas jaringan/homepass-nya melalui berbagai kemitraan dengan penyedia jaringan netral. Terlebih, MNC Play telah mencapai kesepakatan dengan ICON +, Fiberstar dan saat ini sedang melakukan negosiasi dengan Moratelindo untuk melakukan pengaturan yang sama. Diharapkan adanya tambahan homepass pasca kemitraan untuk mencapai 1 juta.
Perluasan melalui penyewaan kelebihan kapasitas dari penyedia jaringan netral juga sejalan dengan keinginan perusahaan untuk mengurangi alokasi capex (belanja modal) dan opex (biaya operasionbal) secara signifikan di masa mendatang.
(fai)
Lihat Juga :