Sedot Biaya Rp 4.817 T, Airlangga Tegaskan 201 Proyek Strategis Nasional Jalan Terus
Selasa, 02 Maret 2021 - 16:52 WIB
"Saya kira dengan target proyek bisa selesai sebelum 2024. Jadi menurut saya ini akan menjadi tantangan bagi kita semua dan juga sebenarnya pihak untuk proyek strategis Nasional ini Kita akselerasi lewat kawasan ekonomi khusus,” kata Airlangga.
Menurutnya, PSN ini merupakan proyek kemitraan publik yang telah disetujui oleh Pemerintah yang bekerja sama dengan pihak swasta, dalam upaya mendukung dan membantu beberapa pembangunan infrastruktur PSN.Meskipun di tengah pandemi covid-19, Indonesia tetap berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur melalui proyek strategis nasional.
Sehingga ia berharap melalui percepatan investasi proyek-proyek pendukung Pemerintah, serta penyerapan tenaga kerja dapat tercipta melalui proyek ini. Adapun jumlah proyek dalam PSN berjumlah 201 dan 10 program dengan nilai investasi total Rp 4.817,7 triliun. Porsi investasi PSN 6% untuk APBN, 25% BUMN / ROE, 69% swasta.
Namun, nilai tersebut belum memperhitungkan proyek dan program baru (Perpres No 79 dan 80 Tahun 2019), food estate, dan bandara di Bali utara. Berikut rincian proyek dan program PSN, meliputi 54 proyek jalan, bendungan dan irigasi 57 proyek, luas wilayah 18 proyek, kereta api 15 proyek, energi 15 proyek, pelabuhan 13 proyek, air bersih dan sanitasi 12 proyek, program smelter 1, program super hub 1, kelistrikan 1 program.
Kemudian, pemerataan ekonomi 1 program, percepatan pembangunan wilayah 1 program, akses keluar alat 1 program, penyediaan makanan 1 program, bandara 8 proyek, pendidikan 1 proyek, teknologi 5 proyek, perumahan 5 proyek, tanggul pantai 1 proyek, kawasan strategis pariwisata 1 program, instalasi pengolahan sampah 1 program, dan program daerah perbatasan 1 program.
Menurutnya, PSN ini merupakan proyek kemitraan publik yang telah disetujui oleh Pemerintah yang bekerja sama dengan pihak swasta, dalam upaya mendukung dan membantu beberapa pembangunan infrastruktur PSN.Meskipun di tengah pandemi covid-19, Indonesia tetap berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur melalui proyek strategis nasional.
Sehingga ia berharap melalui percepatan investasi proyek-proyek pendukung Pemerintah, serta penyerapan tenaga kerja dapat tercipta melalui proyek ini. Adapun jumlah proyek dalam PSN berjumlah 201 dan 10 program dengan nilai investasi total Rp 4.817,7 triliun. Porsi investasi PSN 6% untuk APBN, 25% BUMN / ROE, 69% swasta.
Namun, nilai tersebut belum memperhitungkan proyek dan program baru (Perpres No 79 dan 80 Tahun 2019), food estate, dan bandara di Bali utara. Berikut rincian proyek dan program PSN, meliputi 54 proyek jalan, bendungan dan irigasi 57 proyek, luas wilayah 18 proyek, kereta api 15 proyek, energi 15 proyek, pelabuhan 13 proyek, air bersih dan sanitasi 12 proyek, program smelter 1, program super hub 1, kelistrikan 1 program.
Kemudian, pemerataan ekonomi 1 program, percepatan pembangunan wilayah 1 program, akses keluar alat 1 program, penyediaan makanan 1 program, bandara 8 proyek, pendidikan 1 proyek, teknologi 5 proyek, perumahan 5 proyek, tanggul pantai 1 proyek, kawasan strategis pariwisata 1 program, instalasi pengolahan sampah 1 program, dan program daerah perbatasan 1 program.
Lihat Juga :