Airlangga Ungkap Rencana Indonesia Akan Buat 'Bank Emas'

Kamis, 04 Maret 2021 - 17:14 WIB
“Akan kami camkan (arahan dari Menko Airlangga), saya hitung ada beberapa hal penting untuk bisa kami laksanakan terutama bagaimana menciptakan bullion bank, supaya kegiatan dan kemampuan Indonesia untuk kontrol pasar emasnya bisa jalan dengan baik,” bebernya.

Saat ini, Tambang Grasberg di Papua merupakan tambang emas terbesar di dunia, dengan cadangan emasnya mencapai 30,2 juta ounces, setelah South Deep Gold Mine di Afrika Selatan. Selain itu emas yang dihasilkan dari Grasberg merupakan produk ikutan dari tambang.

Baca Juga: Transaksi Emas Tinggi saat Pandemi, Antam Jualan Secara Online

Selain itu dalam catatannya, Indonesia merupakan negara produsen emas terbesar ketujuh di dunia dengan produksi 2020 mencapai 130 ton per tahun atau 4,59 juta ounce. Tetapi PT Aneka Tambang Tbk, yang merupakan produsen asal Indonesia, hanya tergolong sebagai junior gold miner company dengan produksi di tahun 2020 sebesar 1,7 ton.

Bahkan konsumsi emas Indonesia cenderung masih rendah dengan rincian untuk retail investment 172.800 ounces dan perhiasan 137.600 ounces.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!