Erick Thohir Ungkap Manfaat Said Aqil Jadi Komisaris PT KAI
Kamis, 04 Maret 2021 - 20:06 WIB
Foto/SINDOnews
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut, sosok Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj adalah figur yang bisa diterima oleh semua kalangan. Atas dasar itu, dia mengangkat Said Aqil sebagai komisaris utama (Komut) PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.
Said Aqil juga dinilai paham dan mampu menangani isu-isu sosial. Isu ini dinilai Erick berkaitan dengan persoalan pembangunan infrastruktur kereta api di daerah. ( Baca juga:Ini Dia 'Dalil' Pengangkatan Said Aqil Siradj Sebagai Komisaris PT KAI )
"Kan kemarin kita ada sinkronisasi bagaimana kereta api banyak sekali pembangunan terutama di daerah. Kita melihat figur Pak Said Aqil adalah figur yang baik karena untuk juga menangani isu sosial. Selama ini kadang-kadang pembangunan itu rentan dengan isu sosial," ujar Erick saat di Kantor Balai Kota Jakarta, Kamis (4/3/2021).
Mantan Bos Inter Milan itu meyakini dengan pengangkatan Said Aqil sebagai komut KAI, maka pembangunan sejumlah proyek kereta bisa berjalan baik. Proyek yang dia maksud adalah mass rapid transit (LRT), kereta Jakarta-Bandung, serta sinkronisasi kereta api dengan mass rapid transit (MRT).
Said Aqil juga dinilai paham dan mampu menangani isu-isu sosial. Isu ini dinilai Erick berkaitan dengan persoalan pembangunan infrastruktur kereta api di daerah. ( Baca juga:Ini Dia 'Dalil' Pengangkatan Said Aqil Siradj Sebagai Komisaris PT KAI )
"Kan kemarin kita ada sinkronisasi bagaimana kereta api banyak sekali pembangunan terutama di daerah. Kita melihat figur Pak Said Aqil adalah figur yang baik karena untuk juga menangani isu sosial. Selama ini kadang-kadang pembangunan itu rentan dengan isu sosial," ujar Erick saat di Kantor Balai Kota Jakarta, Kamis (4/3/2021).
Mantan Bos Inter Milan itu meyakini dengan pengangkatan Said Aqil sebagai komut KAI, maka pembangunan sejumlah proyek kereta bisa berjalan baik. Proyek yang dia maksud adalah mass rapid transit (LRT), kereta Jakarta-Bandung, serta sinkronisasi kereta api dengan mass rapid transit (MRT).
Lihat Juga :