Predatory Price Disinggung Presiden, YLKI Sebut Pemerintah Bukan Wasit

Jum'at, 05 Maret 2021 - 17:57 WIB
Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi menilai komoditas sektor e-commerce mayoritas merupakan barang bebas. Terkait dugaan adanya predatory price yang sempat disinggung Presiden. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi berencana akan mengatur harga di sektor e-commerce karena dugaan adanya predatory price yang bahkan sempat disinggung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tapi menurut Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) , hal itu tidak urgensinya bahkan salah kaprah.

Baca Juga: Jokowi: Banjir Produk Asing Bisa Bunuh UMKM




Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi menilai komoditas sektor e-commerce mayoritas merupakan barang bebas. "Artinya harga ditentukan oleh mekanisme pasar, bukan ditentukan oleh negara atau pemerintah," kata Tulus di Jakarta (5/3/2021).

Menurutnya bila ada dugaan persaingan usaha tidak sehat , maka wasitnya adalah KPPU, bukan pemerintah. Termasuk jika ada dugaan predatory price.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!