AirAsia Malaysia Siapkan Layanan Taksi Udara dan Pengiriman Drone
Minggu, 07 Maret 2021 - 11:00 WIB
Fernandes mengatakan, layanan tersebut akan mulai beroperasi dalam waktu sekitar 18 bulan. Dia juga mengumumkan bahwa unit logistik maskapai Teleport, yang saat ini sedang menguji layanan pengiriman drone perkotaan dengan perusahaan yang didukung pemerintah Pusat Inovasi dan Kreativitas Global Malaysia (MaGIC), akan melakukan pengiriman komersial pertamanya pada akhir tahun ini.
"Ide itu muncul tiga minggu lalu dan sekarang jadi kenyataan," tulisnya di Instagram. Fernandes mengatakan kelompok itu sedang memulihkan diri dari dampak pandemi dan telah menggunakan kesempatan itu untuk mempercepat transformasi digitalnya.
Baca Juga: Moeldoko Kudeta Ketua Umum Partai Demokrat, Emil Dardak: Jatim Tetap Loyal Pada AHY
Diketahui, AirAsia juga mengalami kesulitan keuangan akaibat dampak pandemi Covid-19. Perusahaan melaporkan kerugian kuartalan kelima berturut-turut pada November. AirAsia juga tengah berusaha untuk mengumpulkan 2,5 miliar ringgit (USD613,95 juta) dari pinjaman dan investor.
Bulan lalu, ia mengatakan 33% sahamnya di unit Jepang, yang berhenti beroperasi Oktober lalu, telah memulai proses kebangkrutan.
"Ide itu muncul tiga minggu lalu dan sekarang jadi kenyataan," tulisnya di Instagram. Fernandes mengatakan kelompok itu sedang memulihkan diri dari dampak pandemi dan telah menggunakan kesempatan itu untuk mempercepat transformasi digitalnya.
Baca Juga: Moeldoko Kudeta Ketua Umum Partai Demokrat, Emil Dardak: Jatim Tetap Loyal Pada AHY
Diketahui, AirAsia juga mengalami kesulitan keuangan akaibat dampak pandemi Covid-19. Perusahaan melaporkan kerugian kuartalan kelima berturut-turut pada November. AirAsia juga tengah berusaha untuk mengumpulkan 2,5 miliar ringgit (USD613,95 juta) dari pinjaman dan investor.
Bulan lalu, ia mengatakan 33% sahamnya di unit Jepang, yang berhenti beroperasi Oktober lalu, telah memulai proses kebangkrutan.
(fai)
Lihat Juga :