Punya 4 Jurus untuk Bela Si Kecil, Bos BI: Semua Baju Saya Produk UMKM

Rabu, 10 Maret 2021 - 14:16 WIB
Perry mengatakan bahwa BI juga punya program pemberdayaan UMKM, itu yang harus dilakukan terus agar mereka betul-betul berdaya saing dalam bentuk kluster, dan perlu diberikan bantuan teknis agar meningkat daya saingnya.

"Yang kedua adalah dukungan akses keuangan. Kenapa saya taruh nomor dua? Karena pengalaman kami di perbankan, UMKM harus diberdayakan dulu kewirausahaannya agar masuknya ke dunia keuangan nanti benar-benar sudah siap," ucapnya.

Baca juga: Dapat Kehormatan Pertama, Menperin Bujuk Investor Jepang Kembangkan Mobil Listrik

Dalam akses keuangan itu, lanjut Perry, sangat penting bagaimana UMKM bisa menjadi bankable, termasuk program pemerintah untuk mengangkat sertifikasi tanah dan bangunan UMKM, dan juga peningkatan literasi keuangan dan inklusi keuangan.

"Yang ketiga, digitalisasi jadi sangat penting, karena preferensi masyarakat untuk e-commerce, fintech, dan yang lain sangat penting. Maka dari itu dari sistem pembayaran digital, kami sudah keluarkan QRIS," ungkapnya.

Tahun ini sudah tercatat 12 juta merchant yang sebagian besar UMKM menggunakan QRIS, yang sudah terdaftar di marketplace, digital banking, dan fintech. "Kami sedang menyambungkan digital banking dengan fintech melalui Open API. Sehingga servis yang diberikan digital banking dan fintech bisa memiliki standar seperti QRIS dan memperluas jangkauannya untuk mendigitalisasi UMKM," terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!