Jatuh Bangun 5 Kali, Pengusaha Gen Z Ini Sukses di Bisnis Pemasaran Medsos
Rabu, 10 Maret 2021 - 22:12 WIB
Whendi juga berkomitmen untuk terus menambah skill mikro dan makro dalam segi game MLBB. Bahkan, seiring dengan moncernya bisnis digital yang dilakoninya, dia berencana untuk membuka coffeshop dan Bisnis FnB (Food and beverage) dengan beberapa outlet cabang di beberapa tempat. "Saya ingin membuatnya berbeda dari yang lain. Saya akan buat dengan ciri khas tersendiri," ucapnya.
Baca juga: Jika Saham Bir Laku Dijual, DKI Kantongi Rp800 Miliar
Selain menekuni industri digital, Whendi juga ternyata sudah terjun ke dunia saham dan tengah menekuninya dengan serius. Sebagai investor maupun trader di pasar modal, dia pun senantiasa mencermati kondisi bursa pasar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) .
Berdasrkan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pertumbuhan investor dalam tiga tahun terakhir ini memang datang dari investor berusia muda, dimana investor usia di bawah 25 tahun yang paling pesat pertumbuhannya.
Data BEI per Januari 2021 juga masih mencatatkan tren yang sama, di mana jumlah investor baru di tahun ini 50,7 persennya datang dari segmen usia 18 sampai 25 tahun.
Baca juga: Jika Saham Bir Laku Dijual, DKI Kantongi Rp800 Miliar
Selain menekuni industri digital, Whendi juga ternyata sudah terjun ke dunia saham dan tengah menekuninya dengan serius. Sebagai investor maupun trader di pasar modal, dia pun senantiasa mencermati kondisi bursa pasar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) .
Berdasrkan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pertumbuhan investor dalam tiga tahun terakhir ini memang datang dari investor berusia muda, dimana investor usia di bawah 25 tahun yang paling pesat pertumbuhannya.
Data BEI per Januari 2021 juga masih mencatatkan tren yang sama, di mana jumlah investor baru di tahun ini 50,7 persennya datang dari segmen usia 18 sampai 25 tahun.
(ind)
Lihat Juga :