Mengungkap Munculnya 'Hotel Hantu' di Tengah Corona

Rabu, 17 Maret 2021 - 21:44 WIB
Baca Juga: Cerita WNI di Australia Dapat BLT Subsidi Gaji Rp15 Juta per Dua Minggu

Dean Long, Ketua Asosiasi Pengusaha Akomodasi, mengatakan kebanyakan hotel mengalami hal yang sama. “Selama tahun 2020, kami telah mengurangi pekerja lebih dari 50 persen. Pengurangan lebih lanjut sekarang berkisar antara 20 hingga 30 persen di seluruh hotel di Sydney dan Melbourne,” katanya.

Di kedua kota ini, tingkat hunian (okupansi) hotel hanya berkisar 30 persen. “Statistik paling mengkhawatirkan masih harus ditunggu dalam 90 hari ke depan hingga Mei. Dalam periode ini di Sydney tingkat okupansi pernah mencapai 91 persen," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!