Cerita WNI di Australia Dapat BLT Subsidi Gaji Rp15 Juta per Dua Minggu
Jum'at, 26 Februari 2021 - 18:32 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/REUTERS
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Australia memberikan tunjangan uang bagi permanent resident (PR) dan warganegara Australia, lewat skema JobKeeper dan JobSeeker. Sejumlah warga Indonesia di Australia yang memenuhi syarat menceritakan seberapa membantu tunjangan tersebut.
Natalia Nuyerepon, perempuan asal Jawa Timur, saat ini bekerja penuh waktu di restoran Hog's Breath Cafe, di Mildura, sebuah kota di Victoria yang berjarak 550 km dari Melbourne. Terhitung tanggal 23 Maret 2020 lalu, semua restoran, kafe, bar, dan pub harus menutup layanan 'dine-in' atau makan di tempat dan hanya menyediakan take away dan delivery. Namun, cabang restoran tempat ia bekerja harus ditutup sehingga mempengaruhi pekerjaannya sebagai koki.
"Di bulan Maret 2020 itu kami semuanya kena stood down (diberhentikan). Jadi tidak ada kerja dan tidak ada pemasukan. Semua ditutup dan kami tidak mengerti nasib saat itu," kata dia seperti dikutip dari ABC News, di Jakarta, Jumat (26/2/2021).
![Cerita WNI di Australia Dapat BLT Subsidi Gaji Rp15 Juta per Dua Minggu]()
"Untuk lokasi Mildura, karena populasi penduduk tidak terlalu tinggi seperti Melbourne, jadi (restoran Hog's Breath) kurang pemasukan untuk membayar karyawan dan sebagainya," imbuhnya.
Natalia Nuyerepon, perempuan asal Jawa Timur, saat ini bekerja penuh waktu di restoran Hog's Breath Cafe, di Mildura, sebuah kota di Victoria yang berjarak 550 km dari Melbourne. Terhitung tanggal 23 Maret 2020 lalu, semua restoran, kafe, bar, dan pub harus menutup layanan 'dine-in' atau makan di tempat dan hanya menyediakan take away dan delivery. Namun, cabang restoran tempat ia bekerja harus ditutup sehingga mempengaruhi pekerjaannya sebagai koki.
"Di bulan Maret 2020 itu kami semuanya kena stood down (diberhentikan). Jadi tidak ada kerja dan tidak ada pemasukan. Semua ditutup dan kami tidak mengerti nasib saat itu," kata dia seperti dikutip dari ABC News, di Jakarta, Jumat (26/2/2021).

"Untuk lokasi Mildura, karena populasi penduduk tidak terlalu tinggi seperti Melbourne, jadi (restoran Hog's Breath) kurang pemasukan untuk membayar karyawan dan sebagainya," imbuhnya.
Lihat Juga :