Imbal Hasil Obligasi AS Naik, Rupiah Diprediksi Tertekan

Jum'at, 19 Maret 2021 - 08:16 WIB
Ekspektasi kenaikan inflasi di atas 2% di AS menurutnya menjadi pemicu kenaikan yield tersebut. Selanjutnya, Kenaikan yield tersebut mendorong penguatan dolar AS.

Baca Juga: Military Direct: Militer China Terkuat di Dunia Ungguli AS

"Karenannya, hari ini rupiah berpotensi tertekan ke area Rp14.465 per dolar AS dengan support di kisaran Rp14.400 per dolar AS," jelasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!