Disandingkan Wine Sababay, Keripik Pisang Alumni Unpad Jadi Sajian bagi Diplomat

Jum'at, 19 Maret 2021 - 23:55 WIB
Pemikiran itu kemudian mendasari pemilihan pisang kepok kuning dari Cianjur sebagai bahan baku produk UMKM-nya. Pisang ini kemudian diolah menjadi keripik karena kemudahan pengolahan oleh merk kolektif.

"Lalu, kami memikirkan bagaimana mengolah keripik dengan kelas yang bagus. Jangan sampai seperti keripik yang kita sering lihat di pasar, dan perlu ada value added dari pengemasannya," tambah Dewi.

Keripik ini pun dikemas dengan pengemasan yang eco-friendly dan go-green, serta diproduksi dengan rasa original. "Kenapa original? Supaya lidah-lidah bule itu ngerti banget bahwa pisang Indonesia itu gini, loh. Kalau dibumbui dan diberi rasa macam-macam, rasa originalnya tidak terasa," ucapnya.

Ternyata, lanjut Dewi, produk ini mendapatkan sambutan yang bagus saat dibawa ke Sababay Winery. Terlebih, Sababay Winery saat ini sedang mempromosikan produknya sebagai produk unggulan Indonesia dalam Wonderful Indonesia.

"Itu akhirnya menuntun kami untuk mem-pair produk ini dengan sambal matah juga dan dinikmati dengan minum wine Sababay. Kebetulan CEO Sababay Winery Evy Gozali sangat concern dengan UMKM, yang kemudian membawa keripik ini bersama dengan paket wine-nya, setiap ada promosi wine, akan dipairingkan dengan keripik ini," jelas Dewi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!