Hadiri Musda Jatim, Bahlil Ungkap Eksekusi Investasi Mangkrak ala Hipmi

Rabu, 24 Maret 2021 - 22:17 WIB
Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Hipmi periode 2015-2019 tersebut menambahkan bahwa realisasi investasi terbesar di provinsi Jawa Timur selama periode 2016-2020 disumbang oleh Kabupaten Gresik (Rp70,4 triliun), Kota Surabaya (Rp64,0 triliun), Kabupaten Pasuruan (Rp48 triliun), dan Kabupaten Sidoarjo (Rp30,4 triliun).

“Secara kebetulan, bupatinya ini kader Hipmi, baik bupati Gresik maupun bupati Sidoarjo. Walikotanya juga adalah anak muda. Saya punya keyakinan ke depan, Jawa Timur itu akan betul-betul ditopang oleh tiga daerah ini,” ucap Bahlil.

Baca juga: Wih Mantap! UEA Siap Investasi Rp144 Triliun ke SWF RI

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil menyampaikan bahwa salah satu tugasnya sebagai kepala BKPM adalah mengeksekusi investasi mangkrak. Salah satunya investasi joint venture antara Pertamina dan Rosneft asal Rusia senilai Rp211,9 triliun di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Investasinya sempat mangkrak selama empat tahun karena pembebasan lahan seluas 800 hektar yang tidak terselesaikan.

“Terpaksa saya datangi dengan cara Hipmi. Saya datangi Tuban, pakai sarung, minum kopi, tidak pakai protokol. Kita selesaikan. Makanya ada desa miliuner itu. Itu akibat dari bayar tanah. Bukan ganti rugi tapi ganti untung. Itu transparan dan kita awasi. Dan menyelesaikan urusan tanah di Indonesia, kampusnya di Hipmi,” ungkap Bahlil yang disambut tepuk tangan peserta Musda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!