Tambal Defisit Jelang Lebaran, 420 ton Daging Sapi Impor Asal Brazil Masuk RI
Selasa, 30 Maret 2021 - 01:35 WIB
Ia menjelaskan, proses pemesanan daging sapi dari Brazil ini membutuhkan waktu yang lama. Sebab, penugasan yang diberikan dari pemerintah baru diterima pada Februari kemarin.
"Memang agak sulit bagi mereka, karena penugasan kita di Februari, Maret baru bisa order. Jadi artinya mereka baru bisa produksi di Maret, sampai ke sini traveling time 45-50 hari," terangnya Harry.
Baca Juga: Waduh! Stok Daging Defisit Jelang Lebaran, Kemendag Bilang Bakal Impor
Sebelumnya dalam acara yang sama, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Syailendra menyatakan bahwa ketersediaan daging sapi dari bulan Maret hingga Bulan April untuk wilayah Jabodetabek dan juga Bandung Raya masih cukup aman. Namun, ketersediaan sapi akan terjadi defisit pada bulan Mei.
Dari data yang dipaparkan, stok daging sapi di Maret surplus sebanyak 7.427 ton, sementara pada April surplus 1.104 ton.Namun pada Mei di masih defisit 9.424 ton.
"Memang agak sulit bagi mereka, karena penugasan kita di Februari, Maret baru bisa order. Jadi artinya mereka baru bisa produksi di Maret, sampai ke sini traveling time 45-50 hari," terangnya Harry.
Baca Juga: Waduh! Stok Daging Defisit Jelang Lebaran, Kemendag Bilang Bakal Impor
Sebelumnya dalam acara yang sama, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Syailendra menyatakan bahwa ketersediaan daging sapi dari bulan Maret hingga Bulan April untuk wilayah Jabodetabek dan juga Bandung Raya masih cukup aman. Namun, ketersediaan sapi akan terjadi defisit pada bulan Mei.
Dari data yang dipaparkan, stok daging sapi di Maret surplus sebanyak 7.427 ton, sementara pada April surplus 1.104 ton.Namun pada Mei di masih defisit 9.424 ton.
(akr)
Lihat Juga :