Masih Naik, Kredit Bermasalah Bank di Level 3,21% per Februari
Selasa, 30 Maret 2021 - 14:25 WIB
David menjelaskan, kisaran angka Loan at Risk (LAR) atau pinjaman bermasalah biasanya berada di angka 9 – 10%. Akan tetapi, pada akhir tahun lalu itu melonjak sampai 23%-nan.
Lanjutnya, jangan sampai pinjaman dalam perhatian khusus ini pada akhirnya menjadi kredit macet. Oleh karena itu, ini merupakan suatu hal yang harus dicegah.
Baca juga: Bos BI Sebut Ekonomi Syariah RI Berkembang Pesat, Ini Buktinya
“Kita sangat mengapresiasi apa yang dilakukan regulator. OJK melakukan relaksasi yang akhirnya diperpanjang sampai tahun 2022. Dari sisi penanganan kredit macet dan proses restrukturisasi ini juga bisa kita perpanjang bahkan sampai 2022. Tentu ini akan memberikan keleluasaan buat nasabah dan juga perbankan dalam mengelola potensi kredit macet tersebut,” ujar David.
Lanjutnya, jangan sampai pinjaman dalam perhatian khusus ini pada akhirnya menjadi kredit macet. Oleh karena itu, ini merupakan suatu hal yang harus dicegah.
Baca juga: Bos BI Sebut Ekonomi Syariah RI Berkembang Pesat, Ini Buktinya
“Kita sangat mengapresiasi apa yang dilakukan regulator. OJK melakukan relaksasi yang akhirnya diperpanjang sampai tahun 2022. Dari sisi penanganan kredit macet dan proses restrukturisasi ini juga bisa kita perpanjang bahkan sampai 2022. Tentu ini akan memberikan keleluasaan buat nasabah dan juga perbankan dalam mengelola potensi kredit macet tersebut,” ujar David.
(ind)
Lihat Juga :