Klaim Kompensasi Bisa Lampaui Rp14 T, Kapal Ever Given Masih Ditahan
Senin, 05 April 2021 - 14:49 WIB
Wai Gudula, mantan anggota komite administrasi Terusan Suez, mengatakan kerugian ekonomi Mesir termasuk biaya mengeluarkan Ever Given yang menggunakan sejumlah besar kapal tunda dan kapal keruk. Penyelamatan kapal itu juga menyebabkan rusaknya saluran air yang membutuhkan biaya tambahan untuk perbaikannya. Baca Juga: Benda Mencurigakan Bertuliskan “FPI Munarman” Ditemukan di Depok
Dia menambahkan, penutupan kanal itu menghilangkan pendapatan sekitar USD18 juta per hari. Meskipun total kompensasi belum ditentukan, kasus ini disebut-sebut bisa menjadi kasus kompensasi kapal kontainer terbesar yang pernah ada.
Menghubungkan Laut Mediterania dengan Laut Merah, Terusan Suez adalah jalur utama untuk perdagangan lintas laut global karena memungkinkan kapal untuk melakukan perjalanan antara Eropa dan Asia Selatan tanpa menavigasi di sekitar Afrika. Terusan ini mengurangi jarak perjalanan laut antara Eropa dan India sekitar 7.000 kilometer.
Dia menambahkan, penutupan kanal itu menghilangkan pendapatan sekitar USD18 juta per hari. Meskipun total kompensasi belum ditentukan, kasus ini disebut-sebut bisa menjadi kasus kompensasi kapal kontainer terbesar yang pernah ada.
Menghubungkan Laut Mediterania dengan Laut Merah, Terusan Suez adalah jalur utama untuk perdagangan lintas laut global karena memungkinkan kapal untuk melakukan perjalanan antara Eropa dan Asia Selatan tanpa menavigasi di sekitar Afrika. Terusan ini mengurangi jarak perjalanan laut antara Eropa dan India sekitar 7.000 kilometer.
(fai)
Lihat Juga :