Sampoerna: Pandemi Covid-19 Momentum untuk Bangkit dan Lebih Maju
Senin, 05 April 2021 - 21:54 WIB
HM Sampoerna terus mendukung UMKM di Indonesia, utamanya para pemilik toko kelontong yang tergabung dalam Sampoerna Retail Community (SRC), dalam melakukan transformasi digital melalui aplikasi AYO SRC. Foto/Dok
JAKARTA - Upaya pemerintah dalam melakukan digitalisasi ekonomi di tengah situasi pandemi Covid-19 merupakan hal yang tepat. Dengan didukung peningkatan kualitas infrastruktur, konektivitas internet, serta edukasi, khususnya kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) , pemulihan ekonomi nasional berada di jalan yang benar. Pandemi Covid-19 dapat menjadi momentum yang tepat untuk mengintegrasikan UMKM ke dalam ekosistem digital.
"Penting agar kita memanfaatkan peluang yang muncul dari pandemi untuk bergerak maju. Dari sisi retail, kita bisa kita pergunakan momentum untuk mengadopsi teknologi secara lebih luas, baik untuk mempermudah akses konsumen maupun mempermudah operasi. Dari sisi lingkungan kerja, sebaiknya kita mempertahankan fleksibilitas tempat kerja dimana karyawan bisa bekerja dari rumah maupun dari kantor. Peran kantor lalu akan bergeser menjadi tempat networking dan berkolaborasi," ujarPresiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk , Mindaugas Trumpaitis dalam webinar bertajuk “Technology for Recovery” pada acara Indonesia Summit yang digelar oleh The Economist, Rabu (31/3/2021).
Baca Juga: 130.000 Toko Kelontong Dirangkul Sampoerna, Diajarkan Manajemen Bisnis hingga Digitalisasi
Pada kesempatan yang sama, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro mengatakan, bahwa digitalisasi UMKM sangat diperlukan untuk mendukung pemulihan ekonomi serta menjadi jembatan gap terbesar dalam proses digitalisasi UMKM yakni produk yang tidak standar.
"Penting agar kita memanfaatkan peluang yang muncul dari pandemi untuk bergerak maju. Dari sisi retail, kita bisa kita pergunakan momentum untuk mengadopsi teknologi secara lebih luas, baik untuk mempermudah akses konsumen maupun mempermudah operasi. Dari sisi lingkungan kerja, sebaiknya kita mempertahankan fleksibilitas tempat kerja dimana karyawan bisa bekerja dari rumah maupun dari kantor. Peran kantor lalu akan bergeser menjadi tempat networking dan berkolaborasi," ujarPresiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk , Mindaugas Trumpaitis dalam webinar bertajuk “Technology for Recovery” pada acara Indonesia Summit yang digelar oleh The Economist, Rabu (31/3/2021).
Baca Juga: 130.000 Toko Kelontong Dirangkul Sampoerna, Diajarkan Manajemen Bisnis hingga Digitalisasi
Pada kesempatan yang sama, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro mengatakan, bahwa digitalisasi UMKM sangat diperlukan untuk mendukung pemulihan ekonomi serta menjadi jembatan gap terbesar dalam proses digitalisasi UMKM yakni produk yang tidak standar.
Lihat Juga :