Dana Haji Mengendap Lama, Antrean Panjang Bisa Mencapai 11 Tahun
Jum'at, 09 April 2021 - 14:47 WIB
Oleh karena itu, Wapres berharap BPKH bisa lebih kreatif dan aktif dalam mencari inatrumen investasi syariah baru. Misalnya saja bekerja sama dengan The Islamic Research and Training Institute (IRTI) untuk memperoleh pengetahuan terkini tentang investasi dalam rangka pengembangan dana haji.
“Investasi yang berhubungan dengan pelaksanaan haji sangatlah luas, mulai dari investasi akomodasi, transportasi, katering, bahkan investasi yang terkait dengan pengelolaan Dam,” jelasnya.
Baca Juga: Dana Haji di BNI Syariah Sudah Ada Rp3,4 Triliun
Wapres juga menyambut baik kerjasama yang dilakukan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dengan Islamic Development Bank (IsDB) sehingga terselenggaranya Global Islamic Investment Forum.Dengan adanya kerjasama ini diharapkan bisa menjadi sarana bertukar informasi antar investor global, serta mencermati perkembangan portfolio investasi syariah terkini yang dapat dimanfaatkan bagi berbagai pemangku kepentingan.
“Selain itu, sebagai ajang pertemuan bagi negara-negara yang menjadi kontributor jamaah haji terbesar di dunia sehingga dapat menjadi penghubung ke pasar global," ungkap Wapres.
“Investasi yang berhubungan dengan pelaksanaan haji sangatlah luas, mulai dari investasi akomodasi, transportasi, katering, bahkan investasi yang terkait dengan pengelolaan Dam,” jelasnya.
Baca Juga: Dana Haji di BNI Syariah Sudah Ada Rp3,4 Triliun
Wapres juga menyambut baik kerjasama yang dilakukan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dengan Islamic Development Bank (IsDB) sehingga terselenggaranya Global Islamic Investment Forum.Dengan adanya kerjasama ini diharapkan bisa menjadi sarana bertukar informasi antar investor global, serta mencermati perkembangan portfolio investasi syariah terkini yang dapat dimanfaatkan bagi berbagai pemangku kepentingan.
“Selain itu, sebagai ajang pertemuan bagi negara-negara yang menjadi kontributor jamaah haji terbesar di dunia sehingga dapat menjadi penghubung ke pasar global," ungkap Wapres.
(akr)
Lihat Juga :