Industri Transportasi Terpukul Larangan Mudik, Sriwijaya Air Minta Perhatian Pemerintah
Sabtu, 10 April 2021 - 09:30 WIB
Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Sriwijaya Air Group akan mematuhi ketentuan pemerintah terkait kebijakan Larangan Mudik Lebaran 2021. Direktur Niaga Sriwijaya Air Group Henoch Rudi Iwanudin mengatakan, pihaknya dapat memahami bahwa pertimbangan pemerintah dalam menetapkan larangan tersebut bertujuan untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 akibat pergerakan orang antar daerah yang masif.
"Indikasi akan munculnya larangan ini sudah terlihat dari beberapa kebijakan sebelumnya, seperti peniadaan libur panjang Idul Fitri dan lainnya," ujarnya, Sabtu(10/4/2021).
Baca juga: Mudik Dilarang? Tenang, Garuda Indonesia Bebaskan Biaya Reschedule Tiket
Meski begitu, dia mengaku tidak dapat dipungkiri bahwa larangan mudik ini merupakan hal yang sangat memberatkan bagi industri transportasi pada umumnya. Untuk itu Sriwijaya Air Group telah menyiapkan beberapa strategi guna mengantisipasi hilangnya potensi pendapatan selama masa mudik Lebaran 2021 ini
"Indikasi akan munculnya larangan ini sudah terlihat dari beberapa kebijakan sebelumnya, seperti peniadaan libur panjang Idul Fitri dan lainnya," ujarnya, Sabtu(10/4/2021).
Baca juga: Mudik Dilarang? Tenang, Garuda Indonesia Bebaskan Biaya Reschedule Tiket
Meski begitu, dia mengaku tidak dapat dipungkiri bahwa larangan mudik ini merupakan hal yang sangat memberatkan bagi industri transportasi pada umumnya. Untuk itu Sriwijaya Air Group telah menyiapkan beberapa strategi guna mengantisipasi hilangnya potensi pendapatan selama masa mudik Lebaran 2021 ini
Lihat Juga :