Sempat Terhambat, Ekspor Paraffin Wax Kembali Memanas

Selasa, 13 April 2021 - 21:04 WIB
Direktur Utama PT Kirana MItraabadi Edo Lesmana saat meninjau aktivitas pabriknya. Foto/Ist
JAKARTA - Pandemi telah membuat gerak ekonomi terganggu, termasuk aktivitas ekspor . Biaya freight yang meninggi serta kebijakan pengetatan sejumlah negara menjadi jegalan bagi banyak komoditas ekspor Indonesia. Paraffin wax salah satunya. Padahal komoditas ini merupakan produk multimanfaat yang diperlukan oleh banyak industri.

PT Kirana Mitraabadi (KMA), perusahaan yang memproduksi paraffin wax di Indonesia, merasakan dampak pandemi tersebut. Aktivitas ekspor mereka cukup terganggu karena pandemi. Padahal, ekspor KMA terbilang sangat strategis sebab merupakan salah satu elemen hilirisasi penting bagi produk Pertamina. Produk olahan KMA yang diekspor menjadi wujud pertambahan nilai bagi produk Pertamina. Dengan adangan Covid, terhambat pula aliran ekspor bernilai tambah dari Indonesia. ( Baca juga:Luhut Blakblakan: Ada 1 Orang Diamankan Terkait Ekspor di Babel )



"Cukup menjadi hambatan ya pandemi ini pada 2020. Ekspor kami sempat terhenti. Permintaan dari beberapa negara tak bisa kami penuhi karena persoalan regulasi pada masa pandemi di negara yang bersangkutan. Ditambah lagi ketersediaan pengiriman, serta biaya kirim yang tinggi," papar Edo Lesmana, Direktur Utama PT Kirana MItraabadi, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Selasa (13/4/2021).

Untungnya, sejak awal 2021, alur ekspor mulai bergerak kembali. Segala rintangan, termasuk biaya pengiriman, mulai mendekati titik normal. Beberapa industri dari sejumlah negara langsung mengirimkan pesanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!