Teknologi dan Riset RI Lemah, Indef: Ini Alasan Silicon Valley Ala Indonesia Dibangun

Kamis, 15 April 2021 - 14:44 WIB
Menakar alasan pembuatan Bukit Algoritma di Sukabumi, Jawa Barat yang digadang-gadang sebagai Silicon Valley Ala Indonesia, pengamat dari Indef menilai karena kapasitas dan kesiapan teknologi dalam negeri cukup rendah. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Direktur Program Indef, Eshter Sri Astuti menilai, kapasitas dan kesiapan teknologi dalam negeri masih cukup rendah dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Saat ini Indonesia menduduki posisi ke-80 dari 131 negara di dunia.

Baca Juga: Ini Syarat Agar Bukit Algoritma Bisa Sesukses Silicon Valley



Ketertinggalan Indonesia pun terjadi di sektor research and development atau riset dan pengembangan. Berdasarkan data World Intellectual Property Organization sepanjang 2017-2020, indek sumber daya manusia (SDM) Indonesia berada di rangking 70-90 dibanding Singapura, Korea, dan Jepang.

"Kalau dibanding Singapura yang pasti jauh sekali, dana riset Indonesia masih rendah, nggak heran indek kapasitas di Indonesia masih ada di rangking 70-90 dibanding Singapura, Korea, dan Jepang," ujar Eshter dalam Webinar, Kamis (15/4/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!