Bawa Kabur Duit Nasabah Rp29 Triliun, Bos Kripto Jadi Buronan Polisi
Jum'at, 23 April 2021 - 18:17 WIB
Ilustrasi. FOTO/Rusi
ANKARA - Polisi menggeledah markas penyedia platform perdagangan cryptocurrency di Istanbul setelah ribuan orang Turki mengajukan tuntutan pidana terhadap perusahaan tersebut dengan mengatakan bahwa mereka telah ditipu dan tidak dapat mengakses akun mereka.
Dilansir dari Reuters, Jumat (23/4), platform perdagangan cryptocurrency Thodex, yang telah menangani perdagangan cryptocurrency harian senilai ratusan juta dolar, mengatakan di situs webnya pada hari Kamis akan ditutup selama empat hingga lima hari karena proses penjualan.
Tetapi pengguna yang belum dapat menarik uang atau mengakses akun mereka menyuarakan keprihatinan di Twitter bahwa mereka mungkin telah ditipu, dalam komentar yang diambil secara luas oleh media Turki. Polisi Istanbul mengatakan pendiri dan CEO perusahaan Faruk Fatih Ozer telah terbang ke ibu kota Albania, Tirana, pada hari Selasa. Badan investigasi kejahatan keuangan MASAK memblokir akun perusahaan pada hari Rabu dan memulai penyelidikan, kata sumber MASAK.
Baca Juga: Selangkah Lagi Bursa Perdagangan Aset Kripto Diluncurkan
Dilansir dari Reuters, Jumat (23/4), platform perdagangan cryptocurrency Thodex, yang telah menangani perdagangan cryptocurrency harian senilai ratusan juta dolar, mengatakan di situs webnya pada hari Kamis akan ditutup selama empat hingga lima hari karena proses penjualan.
Tetapi pengguna yang belum dapat menarik uang atau mengakses akun mereka menyuarakan keprihatinan di Twitter bahwa mereka mungkin telah ditipu, dalam komentar yang diambil secara luas oleh media Turki. Polisi Istanbul mengatakan pendiri dan CEO perusahaan Faruk Fatih Ozer telah terbang ke ibu kota Albania, Tirana, pada hari Selasa. Badan investigasi kejahatan keuangan MASAK memblokir akun perusahaan pada hari Rabu dan memulai penyelidikan, kata sumber MASAK.
Baca Juga: Selangkah Lagi Bursa Perdagangan Aset Kripto Diluncurkan
Lihat Juga :