Vaksinasi Diyakini Bisa Percepat Pemulihan Ekonomi, Ketatnya Pasokan Jadi Tantangan

Jum'at, 23 April 2021 - 22:50 WIB
Namun, kata Shinta, penyediaan vaksin menjadi tantangan bagi pemerintah di tengah ketatnya pasokan vaksin akibat embargo dari produksi vaksin seperti India.

"Target pemerintah adalah 15-18 bulan herd immunity sudah terbentuk. Dan itu harus dilakukan dengan vaksinasi 1 juta perhari, ini bukan angka yang kecil. Tantangannya adalah penyediaan vaksin yang sekarang semua negara berlomba-lomba untuk mendapatkan vaksin. Jadi pemerintah perlu memastikan penyediaan vaksin berjalan dengan baik," ungkap Shinta.

Baca Juga: Dampak Embargo India, Menkes: Stok Vaksin Indonesia Tinggal 7 Juta

Pemerintah sendiri terus berupaya mengakselerasi program vaksinasi guna mencapai target 500 ribu dosis suntikan per hari dan capaian ini akan terus di akselerasi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto menyebutkan, sebanyak 17 juta dosis vaksin Covid-19 telah disuntikkan kepada masyarakat Indonesia, termasuk 3,2 juta suntikan untuk lanjut usia.

"Dalam penanganan pandemi Covid-19 ini tidak cukup dilakukan hanya oleh pemerintah, namun diperlukan partisipasi dari semua elemen masyarakat. Kesadaran masyarakat dan peran aktif lembaga-lembaga swadaya masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat dan para relawan sangat diperlukan," ujar Airlangga dalam peluncuran “Program Home Care & Home Delivery Vaksinasi 10.000 Lansia untuk Negara” yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit Husada.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!