Kucuran Investasi 3 Bulan Pertama 2021 Mengguyur Indonesia Rp219,7 Triliun, Naik 4,3%
Senin, 26 April 2021 - 12:04 WIB
Sedangkan secara kuartalan, investasi di triwulan pertama 2021 tumbuh 3,2% dibandingkan triwulan keempat 2020 yang realisasinya Rp 214,7 triliun. Bahlil menjelaskan, sekalipun di era pandemi covid-19 realisasi untuk foreign direct investment (FDI) sudah mulai stabil. Hal itu terlihat dari besarnya Penanaman Modal Asing (PMA) dibandingkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
"Kenapa stabil, pada kuartal IV FDI kita kalah dengan PMA, sekarang sudah mulai melebihi PMDN. Sekarang PMA kita sudah 50,8, sementara PMDN 49,2 persen. Beda tipis lah," terangnya.
Baca Juga: BKPM Jadi Kementerian, Gak Ngaruh buat Genjot Investasi
Sambung dia menambahkan, PMA triwulan I mencapai Rp 111, 7 triliun atau naik 0,6% secara kuartalan. Sementara PMDN mencapai Rp108,0 atau naik 4,2% secara kuartalan. "Naiknya PMA menunjukan kepercayaan dunia kepada kita. PMA sudah bisa beradaptasi dengan covid-19 yang terjadi di dunia dan Indonesia," tandasnya.
"Kenapa stabil, pada kuartal IV FDI kita kalah dengan PMA, sekarang sudah mulai melebihi PMDN. Sekarang PMA kita sudah 50,8, sementara PMDN 49,2 persen. Beda tipis lah," terangnya.
Baca Juga: BKPM Jadi Kementerian, Gak Ngaruh buat Genjot Investasi
Sambung dia menambahkan, PMA triwulan I mencapai Rp 111, 7 triliun atau naik 0,6% secara kuartalan. Sementara PMDN mencapai Rp108,0 atau naik 4,2% secara kuartalan. "Naiknya PMA menunjukan kepercayaan dunia kepada kita. PMA sudah bisa beradaptasi dengan covid-19 yang terjadi di dunia dan Indonesia," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :