Dirjen EBTKE: Transisi Energi Pilihan Mutlak

Selasa, 27 April 2021 - 09:29 WIB
Keberhasilan ini menempatkan Indonesia sebagai negara yang diperhitungkan dalam pasar biodiesel dunia sebagai negara penghasil biodiesel terbanyak melampui Amerika Serikat, Brasil, maupun Jerman. Hal ini berdampak pula pada penghematan devisa sebesar Rp38,31 triliun (USD2,66 miliar) pada tahun 2020.

Dari sisi bauran pembangkit listrik, Dadan menyampaikan EBT mampu menambah kapasitas pembangkit sebesar 2 Giga Watt (GW) dalam lima tahun terakhir. "Angkanya mungkin tidak terlalu besar apalagi untuk target ke depan, tapi bisa menjadikan dua kali lipat," terang Dadan.

Baca juga:Seekor Babi Muncul di Sawangan Depok, Netizen: Babi Nyari THR Itu Mah...

Melihat realisasi tersebut, Dadan optimistis pemerintah mampu menjawab tantangan dalam mencapai target bauran EBT sebesar 23% di tahun 2025, dan pada akhir tahun 2020 lalu telah mencapai 11,3%. "Sekarang ini waktu yang pas agar kita melipatgandakan angka bauran energi dalam lima tahun mendatang, apalagi kalau melihat ke belakang mempunyai record keberhasilan," tegasnya.

Capaian ini bisa diwujudkan dengan mengakselerasi potensi EBT yang cukup lengkap dan tersebar merata di seluruh Indonesia. "Saya mengajak semuanya bahwa kita itu punya kekuatan. Potensi sudah jelas. Semuanya ada dan tersebar di semua wilayah. Seperti NTT, meskipun kering punya potensi untuk angin dan surya. Radiasinya 1,4 kali dibandingkan dari wilayah lain. Dari sisi itu justru kekuatannya," pungkas Dadan.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!