Ketika Industri Furniture Melihat 'Rumput Tetangga Lebih Hijau'
Jum'at, 30 April 2021 - 13:01 WIB
Abdul menjelaskan, pada saat pandemi permintaan pasar akan mebel atau interior desain masih tetap ada. Diketahui, di tahun 2020 total impor Indonesia untuk mebel mendekati Rp10 triliun. Artinya, pasar domestik memang sangat besar.
Baca juga:Sukses Bersama Man United, Solskjaer Diabadikan di Kampung Halaman
“Memang pasar kita gede banget sebenarnya. Nah, itu yang harus kita catat baik-baik bagi teman-teman pelaku industri bahwa kita bisa memulai juga dengan pasar domestik,” jelas dia.
Lanjutnya, saat ini anggota HIMKI yang berjumlah kurang lebih sekitar 2.500 anggota diakui berorientasi lebih banyak ke ekspor. Sebagai informasi, total volume ekspornya kurang lebih ada sekitar USD2,7 miliar atau setara Rp38,8 triliun (kurs Rp14.400) dalam satu tahun.
Baca juga:Sukses Bersama Man United, Solskjaer Diabadikan di Kampung Halaman
“Memang pasar kita gede banget sebenarnya. Nah, itu yang harus kita catat baik-baik bagi teman-teman pelaku industri bahwa kita bisa memulai juga dengan pasar domestik,” jelas dia.
Lanjutnya, saat ini anggota HIMKI yang berjumlah kurang lebih sekitar 2.500 anggota diakui berorientasi lebih banyak ke ekspor. Sebagai informasi, total volume ekspornya kurang lebih ada sekitar USD2,7 miliar atau setara Rp38,8 triliun (kurs Rp14.400) dalam satu tahun.
(uka)
Lihat Juga :