Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Uno Kolaborasi Pemprov Aceh Kejar Investasi Uni Emirat Arab Sebesar USD1 Miliar
Sabtu, 01 Mei 2021 - 15:20 WIB
Selain membahas tentang investasi dari Uni Emirat Arab, maksud kedatangannya ke Aceh diungkapkan Sandiaga Uno, juga untuk membangkitkan sektor parekraf dalam bingkai protokol kesehatan. Sebab, lanjutnya, Aceh diketahui memiliki banyak sekali potensi pariwisata yang sangat terbuka bagi wisatawan Nusantara.
"Kita punya lima juta kelas menengah wisatawan Nusantara baru yang sekarang ini memiliki opsi utama untuk berwisata di Indonesia, ini yang akan kita targetkan. Tapi tentunya dalam panduan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," imbuhnya.
Tidak hanya pariwisata, sisi ekonomi kreatif pun katanya harus dikembangkan lewat beragam inovasi yang kekinian. Seperti batik dari Aceh yang dikenakannya saat ini. Begitu juga dengan nama kopi Gayo yang memiliki cita rasa khas. Sejumlah produk tersebut katanya harus dipasarkan dengan skala dunia.
"Rencana kita sangat konkret, sangat riil, bahwa yang ada di depan mata adalah Uni Emirat Arab dan tentunya ini holistik ya. Bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun SDM," ungkap Sandiaga Uno.
"Investasi ini kita gunakan untuk membangkitkan dan memulihkan ekonomi, membuka peluang kerja dan mudah-mudahan kita bisa selesaikan pandemi ini agar kita bisa melanjutkan agenda pembangunan ke depan," tutupnya.
Pernyataan Sandiaga Uno disambut baik Gubernur Aceh Nova Iriansyah. Pemprov Aceh ditegaskannya mendukung penuh semua kebijakan pemerintah pusat, khususnya terkait investasi Uni Emirat Arab di Aceh. Hal tersebut dibuktikannya lewat sejumlah persiapan, seperti hibah lahan milik Pemprov ke pemerintah pusat, persiapan perizinan dan lainnya.
"Kita punya lima juta kelas menengah wisatawan Nusantara baru yang sekarang ini memiliki opsi utama untuk berwisata di Indonesia, ini yang akan kita targetkan. Tapi tentunya dalam panduan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," imbuhnya.
Tidak hanya pariwisata, sisi ekonomi kreatif pun katanya harus dikembangkan lewat beragam inovasi yang kekinian. Seperti batik dari Aceh yang dikenakannya saat ini. Begitu juga dengan nama kopi Gayo yang memiliki cita rasa khas. Sejumlah produk tersebut katanya harus dipasarkan dengan skala dunia.
"Rencana kita sangat konkret, sangat riil, bahwa yang ada di depan mata adalah Uni Emirat Arab dan tentunya ini holistik ya. Bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun SDM," ungkap Sandiaga Uno.
"Investasi ini kita gunakan untuk membangkitkan dan memulihkan ekonomi, membuka peluang kerja dan mudah-mudahan kita bisa selesaikan pandemi ini agar kita bisa melanjutkan agenda pembangunan ke depan," tutupnya.
Pernyataan Sandiaga Uno disambut baik Gubernur Aceh Nova Iriansyah. Pemprov Aceh ditegaskannya mendukung penuh semua kebijakan pemerintah pusat, khususnya terkait investasi Uni Emirat Arab di Aceh. Hal tersebut dibuktikannya lewat sejumlah persiapan, seperti hibah lahan milik Pemprov ke pemerintah pusat, persiapan perizinan dan lainnya.
Lihat Juga :