Jaga Kelancaran Logistik, Kementerian PUPR Preservasi Jalan Nasional Jatim Selatan
Minggu, 19 April 2020 - 21:55 WIB
Kementerian PUPR melakukan perservasi jalan nasional di Jawa Timur bagian Selatan untuk mendukung kelancaran arus logistik di masa pandemi corona saat ini. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Guna mendukung penanganan pandemi Covid-19 yang menjadi fokus pemerintah saat ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendukung kelancaran distribusi logistik baik bahan pangan maupun alat medis. Untuk mendukung program ini, Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga terus meningkatkan kemantapan ruas jalan dengan melakukan preservasi jalan nasional.
Preservasi berupa pemeliharaan rutin, rekonstruksi jalan dan pelebaran jalan menuju standar. Pada Tahun Anggaran 2020 salah satu kegiatan preservasi jalan dilakukan di jalan nasional yang berada di Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur sepanjang 307 km. Selain untuk memperlancar distribusi, preservasi jalan nasional ini bertujuan memangkas biaya logistik.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan pengendara. "Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar," kata Basuki dalam keterangan resminya, Minggu (19/4/2020).
Preservasi jalan nasional di Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Jombang dilakukan Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII, Ditjen Bina Marga. Preservasi jalan nasional ini dilakukan dalam tiga paket pekerjaan yakni Paket Preservasi Jalan Kertosono-Kediri-Tulungagung-BTS. Kab Trenggalek sepanjang 101,28 km dan 1.169 meter senilai Rp42,5 miliar.
Preservasi berupa pemeliharaan rutin, rekonstruksi jalan dan pelebaran jalan menuju standar. Pada Tahun Anggaran 2020 salah satu kegiatan preservasi jalan dilakukan di jalan nasional yang berada di Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur sepanjang 307 km. Selain untuk memperlancar distribusi, preservasi jalan nasional ini bertujuan memangkas biaya logistik.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan pengendara. "Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar," kata Basuki dalam keterangan resminya, Minggu (19/4/2020).
Preservasi jalan nasional di Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Jombang dilakukan Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII, Ditjen Bina Marga. Preservasi jalan nasional ini dilakukan dalam tiga paket pekerjaan yakni Paket Preservasi Jalan Kertosono-Kediri-Tulungagung-BTS. Kab Trenggalek sepanjang 101,28 km dan 1.169 meter senilai Rp42,5 miliar.
Lihat Juga :