Gara-Gara Corona, Investasi PLN di DKI Jakarta Turun Rp1 Triliun
Jum'at, 22 Mei 2020 - 18:26 WIB
PLN Disjaya mengevaluasi rencana investasi tahun ini karena terdampak pandemi Covid-19. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (PLN Disjaya) mengevaluasi rencana investasi tahun ini karena terdampak pandemi Covid-19. Berdasarkan laporan PLN Disjaya investasi tahun ini di wilayah DKI Jakarta turun dari rencana semula sebesar Rp3,5 menjadi Rp2,5 triliun.
"Investasi kita turun sekitar Rp1 triliun, dari Rp3,5 triliun menjadi Rp2,5 triliun," ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Doddy B. Pangaribuan saat konferensi pers virtual, di Jakarta, Jumat (22/5/2020).
Menurut dia, investasi tersebut turun karena sejumlah sektor bisnis, industri dan pelanggan rumah tangga yang menunda pemasangan sambungan listrik akibat kebijakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Disamping itu, penyesuaian investasi tersebut lantaran perusahaan juga melakukan efisiensi di tengah pandemi Covid-19. Namun demikian, pihaknya tetap menjaga mutu keandalan listrik bagi pelanggan. (Baca Juga : PLN Pastikan Tidak Ada Pemadaman Listrik di Jakarta saat Lebaran )
"Investasi kita turun sekitar Rp1 triliun, dari Rp3,5 triliun menjadi Rp2,5 triliun," ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Doddy B. Pangaribuan saat konferensi pers virtual, di Jakarta, Jumat (22/5/2020).
Menurut dia, investasi tersebut turun karena sejumlah sektor bisnis, industri dan pelanggan rumah tangga yang menunda pemasangan sambungan listrik akibat kebijakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Disamping itu, penyesuaian investasi tersebut lantaran perusahaan juga melakukan efisiensi di tengah pandemi Covid-19. Namun demikian, pihaknya tetap menjaga mutu keandalan listrik bagi pelanggan. (Baca Juga : PLN Pastikan Tidak Ada Pemadaman Listrik di Jakarta saat Lebaran )
Lihat Juga :