Ekonomi Bali Minus, Menparekraf Apresiasi Kadin Gelar Munas di Bali
Rabu, 19 Mei 2021 - 14:27 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno. Foto/Dok Kemenparekraf
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan bahwa Bali merupakan satu-satunya provinsi yang pertumbuhan ekonominya masih minus di kuartal I. Padahal, pertumbuhan ekonomi sudah bergerak positif.
"Dalam ekonomi kuartal I yang sudah mulai membaik, Bali satu satunya provinsi yang teregister minus 9 persen. Sampai sekarang Bali masih berjuang," ujarnya dalam silaturahmi dan diskusi dengan perwakilan Kadin dan asosiasi sektor pariwisata di Kantor Kemenparekraf, Rabu (19/5/2021).
Untuk itu, Sandi menyambut baik langkah yang diambil Kadin untuk menyelenggarakan musyawarah nasional (munas) di Bali yang diharapkan membantu mendorong pemulihan ekonomi di pulau Dewata.
Baca juga: Pastikan Kelancaran Protokol CHSE, Tiga Wilayah Ini Bakal Dimonitoring Kemenparekraf
"Kami sangat mengapresiasi munas yang akan diselenggarakan di Bali, karena Bali sangat membutuhkan event skala nasional yang besar dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. Konsepnya adalah hybrid dengan multi stage gathering," tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pariwisata Kosmian Pudjiadi mengungkapkan, pihak akan bekerja sama dengan Kemenparekraf untuk membangun ekonomi kreatif dan pariwisata. Menurut dia, pariwisata harus dijadikan ujung tombak dalam pemulihan ekonomi.
"Dalam ekonomi kuartal I yang sudah mulai membaik, Bali satu satunya provinsi yang teregister minus 9 persen. Sampai sekarang Bali masih berjuang," ujarnya dalam silaturahmi dan diskusi dengan perwakilan Kadin dan asosiasi sektor pariwisata di Kantor Kemenparekraf, Rabu (19/5/2021).
Untuk itu, Sandi menyambut baik langkah yang diambil Kadin untuk menyelenggarakan musyawarah nasional (munas) di Bali yang diharapkan membantu mendorong pemulihan ekonomi di pulau Dewata.
Baca juga: Pastikan Kelancaran Protokol CHSE, Tiga Wilayah Ini Bakal Dimonitoring Kemenparekraf
"Kami sangat mengapresiasi munas yang akan diselenggarakan di Bali, karena Bali sangat membutuhkan event skala nasional yang besar dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. Konsepnya adalah hybrid dengan multi stage gathering," tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pariwisata Kosmian Pudjiadi mengungkapkan, pihak akan bekerja sama dengan Kemenparekraf untuk membangun ekonomi kreatif dan pariwisata. Menurut dia, pariwisata harus dijadikan ujung tombak dalam pemulihan ekonomi.
Lihat Juga :