Tak Tanggung-Tanggung, Usai Merger GoTo Bakal Lakukan Dual Listing

Rabu, 19 Mei 2021 - 16:43 WIB
Sementara itu, CEO Tokopedia William Tanuwijaya menuturkan, GoTo akan melakukan IPO secara dual listing atau tercatat di dua bursa saham sekaligus, salah satunya adalah di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Prioritas kami bisa melantai di bursa Indonesia, dual listing, semoga bisa diwujudkan di tahun ini," ucap William.

GoTo diklaim bisa memiliki valuasi setidaknya USD18 miliar dolar atau setara Rp257,4 triliun (kurs Rp14.300 per USD). Ini hasil akumulasi pendanaan yang dilakukan dalam beberapa putaran oleh dua perusahaan tersebut dalam dua tahun terakhir ini.

Baca juga:PBB: Tak Ada Tempat Aman di Gaza, 72.000 Orang Mengungsi dan Terlantar

GoTo digadang-gadang akan bersaing melawan superioritas Grab and Sea Group demi menjadi sang penguasa super apps di Asia Tenggara. Pasar ini potensial karena dihuni populasi 650 juta konsumen. Ini memungkinkan karena ada modal besar berupa lebih dari 100 juta pengguna aktif per bulan, menjadikan GoTo sebagai platform konsumen digital terbesar di Indonesia. Platform ini memiliki layanan e-commerce, layanan berbasis permintaan, dan berbagai layanan keuangan.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!