Neraca Dagang April Diprediksi Surplus USD1,17 Miliar
Kamis, 20 Mei 2021 - 08:33 WIB
"Di sisi impor, laju impor diperkirakan berkisar 29,87% (yoy) atau -3,0% (mom), dimana kinerja impor didorong oleh impor bahan baku sejalan dengan peningkatan aktivitas manufaktur domestik mengingat indeks PMI manufaktur bulan April mencatatkan rekor dengan level tertinggi di level 54,6," paparnya.
Baca Juga: Kritisi Pernyataan Hendropriyono, Muhammadiyah Sebut Indonesia Negara Anti Penjajahan
Aktivitas impor menurutnya juga didorong oleh impor barang konsumsi mempertimbangkan aktivitas konsumsi domestik yang menunjukkan tren yang meningkat di bulan Ramadhan, terindikasi dari indeks kepercayaan konsumen dan ekspektasi peningkatan penjualan ritel pada bulan April yang lalu.
"Sehingga, volume impor pun diperkirakan meningkat sejalan dengan peningkatan aktivitas konsumsi domestik dan produktivitas dari sisi produksi," ujarnya.
Baca Juga: Kritisi Pernyataan Hendropriyono, Muhammadiyah Sebut Indonesia Negara Anti Penjajahan
Aktivitas impor menurutnya juga didorong oleh impor barang konsumsi mempertimbangkan aktivitas konsumsi domestik yang menunjukkan tren yang meningkat di bulan Ramadhan, terindikasi dari indeks kepercayaan konsumen dan ekspektasi peningkatan penjualan ritel pada bulan April yang lalu.
"Sehingga, volume impor pun diperkirakan meningkat sejalan dengan peningkatan aktivitas konsumsi domestik dan produktivitas dari sisi produksi," ujarnya.
(fai)
Lihat Juga :