Menang Telak Lawan Trump, Zhang Yiming Mundur dari CEO TikTok
Kamis, 20 Mei 2021 - 14:17 WIB
"Untuk TikTok, tidak ada strategi yang lebih baik yang dapat saya pikirkan selain mendapatkan suara yang paling berpengaruh dan menyelaraskannya dengan produk saya, menyelaraskannya dengan preferensi kebijakan saya," kata Bret Bruen, mantan diplomat AS di era kepresidenan Barack Obama seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (20/5/2021).
Baca Juga: Mata Uang Kripto Tumbang, Rp7.000 Triliun Lenyap dari Pasar
Di tengah kemenangam TikTok melawan Donald Trump, kabar mengejutkan dari perusahaan. Pada hari Kamis, Pendiri perusahaan induk TikTok, ByteDance Ltd., sekaligus CEO TikTok Zhang Yiming berencana mengundurkan diri mengakhiri hampir satu dekade di pucuk pimpinan salah satu perusahaan teknologi dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Adapun Kepala Sumber Daya Manusia Rubo Liang akan menjadi CEO baru. Zhang, yang akan tinggal di perusahaan untuk fokus pada strategi jangka panjang.
"Sebenarnya, saya kekurangan beberapa keterampilan yang membuat manajer ideal," dalam sebuah surat kepada karyawan yang diposting oleh ByteDance. “Saya khawatir bahwa saya masih terlalu mengandalkan ide-ide yang saya miliki sebelum memulai perusahaan, dan tidak menantang diri saya sendiri dengan memperbarui konsep-konsep itu," imbuhnya.
Baca Juga: Mata Uang Kripto Tumbang, Rp7.000 Triliun Lenyap dari Pasar
Di tengah kemenangam TikTok melawan Donald Trump, kabar mengejutkan dari perusahaan. Pada hari Kamis, Pendiri perusahaan induk TikTok, ByteDance Ltd., sekaligus CEO TikTok Zhang Yiming berencana mengundurkan diri mengakhiri hampir satu dekade di pucuk pimpinan salah satu perusahaan teknologi dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Adapun Kepala Sumber Daya Manusia Rubo Liang akan menjadi CEO baru. Zhang, yang akan tinggal di perusahaan untuk fokus pada strategi jangka panjang.
"Sebenarnya, saya kekurangan beberapa keterampilan yang membuat manajer ideal," dalam sebuah surat kepada karyawan yang diposting oleh ByteDance. “Saya khawatir bahwa saya masih terlalu mengandalkan ide-ide yang saya miliki sebelum memulai perusahaan, dan tidak menantang diri saya sendiri dengan memperbarui konsep-konsep itu," imbuhnya.
(nng)
Lihat Juga :