Giant Tutup Seluruh Gerai, Kabar Duka Bagi Pengusaha Ritel

Selasa, 25 Mei 2021 - 13:43 WIB
"Hal ini menunjukkan bahwa ritel modern sudah pada titik nadir Kita berduka karena Giant adalah anggota Aprindo. Bila tidak ada perhatian serius dari pemerintah untuk memberikan relaksasi atau insentif pada sektor ritel, maka yang terjadi pada Giant ini tinggal menunggu waktu lagi akan terjadi keberbagai ritel modern lainnya yang ada di Indonesia," terangnya.

Roy mengungkapkan bahwa sebenarnya pemerintah sudah berjanji akan memberikan insentif atau relaksasi kepada bagi peritel modern, namun sampai saat ini belum ada keputusannya.Bahkan sektor ritel di APBN 2021 tidak menjadi sektor prioritas, yang perlu dipertahankan dan dijaga. Padahal sektor ritel modern ini juga berkontribusi pada PDB nasional.

Baca Juga: Tutup Seluruh Gerai, Giant Bakal Disulap Jadi IKEA

"Ritel juga belum mendapatkan janji dari pemerintah soal insentif. Ritel modern itu adalah tempat terciptanya konsumsi rumah tangga. Dan konsumsi rumah tangga merupakan pembentuk PDB nasional sebesar 57,6 persen," ujarnya. "Ritel modern ini merupakan sektor yang harus buka setiap hari setelah rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tapi justru kita tidak dimasukkan dalam sektor prioritas," imbuh dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!