Emiten Kapal Tanker Migas Optimis Tarif Sewa Meningkat Tahun Ini
Selasa, 08 Juni 2021 - 13:05 WIB
“Hal ini juga menyebabkan sebagian besar analis termasuk dari OPEC dan Goldman meningkatkan perkiraan mereka untuk permintaan minyak untuk mendorong pertumbuhan ini,” jelasnya.
Dalam laporan bulanan terbaru mereka di bulan Mei, OPEC memperkirakan permintaan minyak global akan naik menjadi 99,7 juta barel per hari pada kuartal IV/2021 dibandingkan dengan 94,8 juta barel per hari pada kuartal II/2021, peningkatan tertinggi dalam sejarah. Goldman bahkan lebih bullish, memperkirakan peningkatan permintaan minyak hingga 100 juta barel per hari pada akhir Juli, yang merupakan peningkatan 5,2 juta barel per hari dalam volume minyak yang perlu diangkut, peningkatan 5,5% hanya dalam 2 bulan.
Menanggapi hal ini OPEC+ akan meningkatkan produksinya sebesar 1,5 juta barel per hari sampai bulan Juli yang secara signifikan akan meningkatkan permintaan kapal tanker minyak untuk mengangkut minyak. Selain itu, dengan diskusi untuk mencabut sanksi terhadap Iran, para analis memperkirakan bahwa tambahan 2,5 juta barel per hari produksi minyak akan segera hadir di pasar.
Namun, pasokan kapal tetap pada tingkat yang rendah secara historis. Rasi orderbook untuk kapal tanker baru dibandingkan dengan armada yang ada berada pada level terendah dalam hampir 30 tahun karena kelangkaan dana dan peraturan baru mengenai lingkungan yang mengurangi pasokan. Sejauh ini hingga Juni armada aframaxes/LR2 hanya meningkat 1,0% sedangkan untuk ukuran handy-size pertumbuhannya bahkan lebih kecil lagi, yaitu 0,6%.
“Besarnya mismatch antara permintaan minyak yang berpotensi naik 5,5% dalam 2 bulan dibandingkan dengan armada kapal tanker yang stagnan menciptakan kemungkinan bahwa tarif kapal tanker akan naik dengan kencang dan berkelanjutan,” harapnya.
Tarif kapal tanker minyak juga diperkirakan mendapat dukungan lebih lanjut dari sifat musiman permintaan minyak. 1 Juni menandai awal musim mengemudi untuk belahan bumi utara dan juga musim panas ketika suhu yang lebih tinggi meningkatkan penggunaan AC. Ini kemudian akan diikuti oleh peningkatan pergerakan minyak di bulan September dan Oktober sampai akhir tahun sebagai persiapan untuk bulan-bulan musim dingin.
Dalam laporan bulanan terbaru mereka di bulan Mei, OPEC memperkirakan permintaan minyak global akan naik menjadi 99,7 juta barel per hari pada kuartal IV/2021 dibandingkan dengan 94,8 juta barel per hari pada kuartal II/2021, peningkatan tertinggi dalam sejarah. Goldman bahkan lebih bullish, memperkirakan peningkatan permintaan minyak hingga 100 juta barel per hari pada akhir Juli, yang merupakan peningkatan 5,2 juta barel per hari dalam volume minyak yang perlu diangkut, peningkatan 5,5% hanya dalam 2 bulan.
Menanggapi hal ini OPEC+ akan meningkatkan produksinya sebesar 1,5 juta barel per hari sampai bulan Juli yang secara signifikan akan meningkatkan permintaan kapal tanker minyak untuk mengangkut minyak. Selain itu, dengan diskusi untuk mencabut sanksi terhadap Iran, para analis memperkirakan bahwa tambahan 2,5 juta barel per hari produksi minyak akan segera hadir di pasar.
Namun, pasokan kapal tetap pada tingkat yang rendah secara historis. Rasi orderbook untuk kapal tanker baru dibandingkan dengan armada yang ada berada pada level terendah dalam hampir 30 tahun karena kelangkaan dana dan peraturan baru mengenai lingkungan yang mengurangi pasokan. Sejauh ini hingga Juni armada aframaxes/LR2 hanya meningkat 1,0% sedangkan untuk ukuran handy-size pertumbuhannya bahkan lebih kecil lagi, yaitu 0,6%.
“Besarnya mismatch antara permintaan minyak yang berpotensi naik 5,5% dalam 2 bulan dibandingkan dengan armada kapal tanker yang stagnan menciptakan kemungkinan bahwa tarif kapal tanker akan naik dengan kencang dan berkelanjutan,” harapnya.
Tarif kapal tanker minyak juga diperkirakan mendapat dukungan lebih lanjut dari sifat musiman permintaan minyak. 1 Juni menandai awal musim mengemudi untuk belahan bumi utara dan juga musim panas ketika suhu yang lebih tinggi meningkatkan penggunaan AC. Ini kemudian akan diikuti oleh peningkatan pergerakan minyak di bulan September dan Oktober sampai akhir tahun sebagai persiapan untuk bulan-bulan musim dingin.
Lihat Juga :