Emiten Kapal Tanker Migas Optimis Tarif Sewa Meningkat Tahun Ini

Selasa, 08 Juni 2021 - 13:05 WIB
Ilustrasi Kapal Tanker Migas. Foto/Ist
JAKARTA - Emiten kapal tanker minyak dan gas (migas) PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) optimistis prospek untuk sisa tahun 2021 positif karena tingkat vaksinasi yang cepat dan telah mengurangi tingkat infeksi Covid-19 secara drastis.

Direktur PT Buana Lintas Lautan Tbk, Kevin Wong menjelaskan sejumlah negara seperti China, Uni Eropa (Inggris) dan Amerika Serikat yang merupakan setengah dari seluruh permintaan minyak dunia rata-rata akan telah memvaksinasi lebih dari 75% warganya dalam 3,5 bulan ke depan. “Ini telah memotong tajam kasus baru harian sebesar 55% hanya dalam 1 bulan dan memungkinkan pencabutan lebih cepat lockdowns di seluruh dunia,” kata Kevin dalam rilisnya di Jakarta, Selasa (8/6/2021).

Menurutnya, para analis telah meningkatkan perkiraan pertumbuhan ekonomi mereka. Dana Moneter Internasional (IMF) sekarang memperkirakan bahwa ekonomi global akan melaju sebesar 6,0% pada tahun 2021 dan 4,4% pada tahun 2022, yang jauh lebih tinggi dari tingkat pertumbuhan rata-rata 2,5% selama 10 tahun terakhir. Hal ini didorong oleh ekspektasi bahwa Amerika Serikat akan tumbuh sebesar 6,4%, China sebesar 8,4%, dan India sebesar 12,5%.



“Hal ini juga menyebabkan sebagian besar analis termasuk dari OPEC dan Goldman meningkatkan perkiraan mereka untuk permintaan minyak untuk mendorong pertumbuhan ini,” jelasnya.



Dalam laporan bulanan terbaru mereka di bulan Mei, OPEC memperkirakan permintaan minyak global akan naik menjadi 99,7 juta barel per hari pada kuartal IV/2021 dibandingkan dengan 94,8 juta barel per hari pada kuartal II/2021, peningkatan tertinggi dalam sejarah. Goldman bahkan lebih bullish, memperkirakan peningkatan permintaan minyak hingga 100 juta barel per hari pada akhir Juli, yang merupakan peningkatan 5,2 juta barel per hari dalam volume minyak yang perlu diangkut, peningkatan 5,5% hanya dalam 2 bulan.

Menanggapi hal ini OPEC+ akan meningkatkan produksinya sebesar 1,5 juta barel per hari sampai bulan Juli yang secara signifikan akan meningkatkan permintaan kapal tanker minyak untuk mengangkut minyak. Selain itu, dengan diskusi untuk mencabut sanksi terhadap Iran, para analis memperkirakan bahwa tambahan 2,5 juta barel per hari produksi minyak akan segera hadir di pasar.

Namun, pasokan kapal tetap pada tingkat yang rendah secara historis. Rasi orderbook untuk kapal tanker baru dibandingkan dengan armada yang ada berada pada level terendah dalam hampir 30 tahun karena kelangkaan dana dan peraturan baru mengenai lingkungan yang mengurangi pasokan. Sejauh ini hingga Juni armada aframaxes/LR2 hanya meningkat 1,0% sedangkan untuk ukuran handy-size pertumbuhannya bahkan lebih kecil lagi, yaitu 0,6%.

“Besarnya mismatch antara permintaan minyak yang berpotensi naik 5,5% dalam 2 bulan dibandingkan dengan armada kapal tanker yang stagnan menciptakan kemungkinan bahwa tarif kapal tanker akan naik dengan kencang dan berkelanjutan,” harapnya.
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More