Aptrindo: Selain Pungli, Sopir Truk Kerap Jadi Korban Pemerasan di Jalan

Senin, 14 Juni 2021 - 11:21 WIB
Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan. Foto/Ist
JAKARTA - Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan mengonfirmasi terkait isu maraknya pungutan liar (pungli) yang terjadi kepada para sopir truk peti kemas, ketika proses bongkar muat barang di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok. Di luar itu, kata dia, sopir truk pun kerap menjadi korban pemerasan ketika terjebak kemacetan saat menuju ke pelabuhan.

"Ketika jalan raya ini penuh sehingga truk tidak dapat bergerak, maka ketika itulah datang segerombolan orang untuk memeras pengemudi kami. Baik itu memeras uangnya, handphone-nya, bahkan mobil yang dalam keadaan hidup pun bisa dicabut baterainya," ungkap Gemilang dalam sebuah sesi wawancara di televisi, yang dikutip Senin (14/6/2021).



Baca Juga: Pungli Preman Lokal Bikin Produk Indonesia Keok di Tingkat Global

Hal ini menurutnya sangat meresahkan, sebab terkadang pengemudi truk memang hanya seorang diri saat mereka membawa peti kemas tujuan ekspor. "Jadi kita lihat salah satu akar masalahnya adalah jalanan yang macet," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!