Pelindo IV Dorong Produksi Crane Dalam Negeri
Senin, 14 Juni 2021 - 18:06 WIB
“Kami menyadari bahwa inisiasi kami tidak akan mungkin dapat berjalan tanpa melibatkan berbagai pihak baik dari kalangan sesama BUMN, BUMS dan perusahaan manufaktur yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, kita semua berada di acara ini untuk menindaklanjuti inisiasi pemberdayaan perusahaan nasional dalam pengadaan alat pelabuhan dengan membentuk komitmen bersama untuk bersinergi dalam peningkatan penggunaan kandungan material lokal dan efisiensi biaya dalam pengadaan alat khususnya untuk kegiatan handling peti kemas atau crane,” bebernya.
Pihaknya juga mengapresiasi antusiasme dan dukungan yang diberikan kepada Pelindo IV untuk menyukseskan rencana kerja sama ini. Menurut Prasetyadi, pengadaan alat berupa crane ini sangat diperlukan, karena saat ini Pelindo IV memiliki program-program pengembangan pelabuhan di beberapa wilayah kerja yang sebagian juga masuk dalam program strategis pemerintah.
Baca juga:Pelindo IV dan KSOP Kelas I Sorong Teken MoU Pemanduan dan Penundaan Kapal
Diharapkan dengan adanya pemberdayaan industri dalam negeri dengan peningkatan kandungan lokal ini, akan dapat mengurangi ketergantungan terhadap produk impor dan juga menjadi penggerak ekonomi dalam negeri serta menambah lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.
“Semoga inisiasi kerja sama dan sinergi ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan menjadi pemicu bagi perusahaan-perusahaan lain di berbagai bidang untuk melakukan hal serupa, sehingga produk dalam negeri akan semakin meningkat produktivitas dan daya saingnya,” tukas Prakosa.
Sementara itu, Senior Manager (SM) Peralatan Pelabuhan PT Pelindo IV , Muhajir Djurumiah mengutarakan bahwa penandatangan MoU ini merupakan tindak lanjut rencana pembangunan crane di dalam negeri.
Baca juga:Pelindo IV Ingin ISOI Sharing Soal Pengelolaan Laut yang Baik
“Di mana Pelindo IV nantinya sebagai pembeli untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dengan memberdayakan industri nasional,” ujarnya.
Dia menuturkan, selama ini untuk memenuhi kebutuhan crane pihaknya melakukan impor dan itu nilainya cukup besar. Sehingga melalui konsorsium beberapa BUMN dan Badan Usaha Nasional lainnya, mulai tahun ini akan dilakukan pembangunan crane di dalam negeri.
Pihaknya juga mengapresiasi antusiasme dan dukungan yang diberikan kepada Pelindo IV untuk menyukseskan rencana kerja sama ini. Menurut Prasetyadi, pengadaan alat berupa crane ini sangat diperlukan, karena saat ini Pelindo IV memiliki program-program pengembangan pelabuhan di beberapa wilayah kerja yang sebagian juga masuk dalam program strategis pemerintah.
Baca juga:Pelindo IV dan KSOP Kelas I Sorong Teken MoU Pemanduan dan Penundaan Kapal
Diharapkan dengan adanya pemberdayaan industri dalam negeri dengan peningkatan kandungan lokal ini, akan dapat mengurangi ketergantungan terhadap produk impor dan juga menjadi penggerak ekonomi dalam negeri serta menambah lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.
“Semoga inisiasi kerja sama dan sinergi ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan menjadi pemicu bagi perusahaan-perusahaan lain di berbagai bidang untuk melakukan hal serupa, sehingga produk dalam negeri akan semakin meningkat produktivitas dan daya saingnya,” tukas Prakosa.
Sementara itu, Senior Manager (SM) Peralatan Pelabuhan PT Pelindo IV , Muhajir Djurumiah mengutarakan bahwa penandatangan MoU ini merupakan tindak lanjut rencana pembangunan crane di dalam negeri.
Baca juga:Pelindo IV Ingin ISOI Sharing Soal Pengelolaan Laut yang Baik
“Di mana Pelindo IV nantinya sebagai pembeli untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dengan memberdayakan industri nasional,” ujarnya.
Dia menuturkan, selama ini untuk memenuhi kebutuhan crane pihaknya melakukan impor dan itu nilainya cukup besar. Sehingga melalui konsorsium beberapa BUMN dan Badan Usaha Nasional lainnya, mulai tahun ini akan dilakukan pembangunan crane di dalam negeri.
Lihat Juga :