Semprot Importir Alkes, Luhut Singgung Soal Penghematan Rp300 Triliun

Selasa, 15 Juni 2021 - 17:48 WIB
"Alkes dalam bidang kesehatan ini, dana yang kita keluarkan hampir Rp490 triliun setahun. Jadi kalau ini sekarang kita bisa hemat Rp200-300 triliun setahun, itu sama dengan investasi kita USD25 miliar per tahun. Jadi, Anda bisa bayangkan betapa pemborosan kita selama ini begitu tinggi," bebernya.

Luhut menyontohkan di Amerika Serikat sudah ada undang-undang yang melarang impor alkes. Alkes harus diproduksi dalam negeri sendiri. Menurut dia, kebijakan seperti itu bisa ditiru oleh Indonesia. Sehingga dengan begitu, selain masyarakat bisa mengonsumsi produk asli Indonesia, juga membantu menghemat anggaran.

Baca juga: Kasus COVID-19 Melonjak, Pemerintah Galakkan Operasi Yustisi di Zona Merah

"Jadi kita Indonesia sendiri harus juga mengarah ke situ, jadi nanti di LKPP juga eloknya sudah mulai memperhatikannya karena presiden sudah minta juga ada perbaikan mengenai undang-undang kita mengenai Alkes," imbuhnya.

Upaya semacam itu merupakan bagian dari program Gerakan Bangga Buatan Indonesia yang belakangan gencar digaungkan pemerintah. Program ini diharapkan dapat mengajak masyarakat Indonesia untuk bangga menggunakan produk lokal, sehingga nantinya perekonomian domestik dapat meningkat.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!