Pasca Kebakaran Kilang Cilacap, KLHK Klaim Kualitas Udara Aman
Jum'at, 18 Juni 2021 - 11:47 WIB
Hasilnya, tidak ditemukan gas berbahaya bagi masyarakat. Sebelumnya, pihaknya juga memantau air sumur warga, tambak dan sungai bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cilacap. "Dari visual kondisi air dinyatakan masih baik, sesuai parameter dari DLH masih dalam rentang baku mutu," imbuh Anggara.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina RU IV Cilacap, Hatim Ilwan menegaskan, pihaknya memonitoring ketat kualitas air dan udara sebagai upaya mengantisipasi keluhan masyarakat dan potensi isu lingkungan, pasca insiden kebakaran tangki.
"Tim emergency kilang Pertamina Cilacap sebelumnya juga mengundang tim Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI) serta bekerja sama dengan Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) ITB untuk memantau kualitas udara," ujarnya.
Baca Juga: Tjahjo Blak-blakan Soal Pemangkasan Jabatan Eselon PNS
Dia menambahkan, dengan pengambilan data pemodelan ini Pertamina dapat mengetahui sejauh mana insiden ini berdampak pada kualitas udara dan air tanah di lingkungan sekitar Kilang Cilacap. "Kita semua berharap, semua baik-baik saja pasca insiden kebakaran tangki tersebut," pungkas Hatim.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina RU IV Cilacap, Hatim Ilwan menegaskan, pihaknya memonitoring ketat kualitas air dan udara sebagai upaya mengantisipasi keluhan masyarakat dan potensi isu lingkungan, pasca insiden kebakaran tangki.
"Tim emergency kilang Pertamina Cilacap sebelumnya juga mengundang tim Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI) serta bekerja sama dengan Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) ITB untuk memantau kualitas udara," ujarnya.
Baca Juga: Tjahjo Blak-blakan Soal Pemangkasan Jabatan Eselon PNS
Dia menambahkan, dengan pengambilan data pemodelan ini Pertamina dapat mengetahui sejauh mana insiden ini berdampak pada kualitas udara dan air tanah di lingkungan sekitar Kilang Cilacap. "Kita semua berharap, semua baik-baik saja pasca insiden kebakaran tangki tersebut," pungkas Hatim.
(nng)
Lihat Juga :